// <![CDATA[ANALISIS DAN PERHITUNGAN EFESIENSI KINERJA SISTEM PEMBANGKITAN ENERGI LISTRIK PADA PLTU UNIT 5 PAITON – JAWA TIMUR]]> Teguh Arfianto, ST. DONY DARMAWAN/ 11 – 2003 – 020 Penulis DR Ir Bambang Anggoro, MT.
Ketersediaan energi listrik secara berkelanjutan menjadi hal yang mutlak dalam pembangunan nasional dewasa ini. Sistem pembangkitan sebagai jantung penyediaan tenaga listrik memegang peranan yang vital. Tingkat efisiensi penyediaan tenaga listrik menjadi satu point yang harus diperhatikan. Efisiensi atau daya guna pembangkit dipengaruhi oleh sistem pembangkitan, peralatan utama pembangkit dan bahan bakar yang digunakan. Selisih daya yang dibangkitkan terhadap daya yang disalurkan pembangkit, merupakan efisiensi pembangkitan pada sistem pembangkitan. Sehingga besarnya sangat tergantung pada sistem pembangkitan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi kinerja sistem pembangkitan pada PLTU unit 5 Paiton dan nilai kalor batubara yang digunakan, berdasarkan water/steam cycle dan pemodelan PLTU unit 5 Paiton menggunakan software Cycle Tempo ver.5. Hasil penelitian tersebut berupa efisiensi pada sistem pembangkitan, laju alir massa bahan bakar, diagram T-s, mollier diagram dan diagram generator capability curve PLTU unit 5 Paiton. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh nilai efisiensi netto sistem pembangkitan PLTU unit 5 Paiton sebesar 37.001 %. Nilai kalori terendah atau Low Heating Value (LHV) batubara yang digunakan PT. ADARO sebesar 18,064.6 kj/kg, sehingga kebutuhan batubara untuk membangkitkan daya aktif 644.46 MW sebesar 92,238 kg/s. Berdasarkan data generator capability curve menyatakan generator unit 5 paiton bekerja sangat efisien dengan nilai Pf 96.82%. Nilai efisiensi pembangkitan unit 5 Paiton dikategorikan baik, berdasarkan nilai efisiensi pembangkitan rata – rata seluruh dunia sebesar 31 %.