GRAND ATRIUM HOTEL BANDUNG
Perkembangan pembangunan di Indonesia saat ini sangat pesat, khususnya dalam industri bangunan komersial yang dimana kebutuhan ini muncul dikarenakan kondisi ekonomi, wisata, dan sosial di suatu daerah yang meningkat memungkinkan potensi pembangunan bangunan komersial lebih banyak bertumbuhan khususnya di kota-kota besar di Indonesia. Dalam hal ini di kota Bandung, yang dimana kota Bandung merupakan kota metropolitan terbesar di Jawa Barat yang mempunyai sektor wisata, pendidikan, dan bisnis yang besar dan berpotensi. Kota Bandung memiliki pendapatan terbesar dari sektor bisnis dan wisata oleh karena itu tuntutan kebutuhan bangunan komersil menjadi lebih besar khususnya pembangunan Hotel sebagai tempat menginap, melakukan keperluan bisnis, dan wisata. Banyaknya Hotel yang berkembang di Kota Bandung dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan dengan menjual dari aspek lokasi, fasilitas, dan kelasnya. Banyaknya Hotel yang bersaing dan berlomba memberikan kelebihannya masing-masing. Sehingga Kota Bandung menjadi potensi yang baik untuk membangun bisnis perhotelan. Di kawasan pusat Kota Bandung, tepat nya di antara jl. Karapitan-Asia Afrika adalah kawasan yang padat aktifitas dengan sebagai pusat kegiatan dari pemerintahan, bisnis, dan wisata. Bangunan Grand Atrium Hotel Bandung ini bertemakan Arsitektur Modern kontekstual (Harmonis/Selaras) yaitu mengacu pada penunjukan makna dari bangunan arsitektur yang memiliki identitas tersendiri, melestarikan elemen-elemen di sekitar dengan menuju pada kebutuhan modernisasi yang menunjang pada masa sekarang. Di aplikasikan dengan bentuk desain bangunan yang lebih modern.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2015).GRAND ATRIUM HOTEL BANDUNG ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.GRAND ATRIUM HOTEL BANDUNG ().Arsitektur:FTSP,2015.Text
MLA Style
.GRAND ATRIUM HOTEL BANDUNG ().Arsitektur:FTSP,2015.Text
Turabian Style
.GRAND ATRIUM HOTEL BANDUNG ().Arsitektur:FTSP,2015.Text