// <![CDATA[PERHITUNGAN DAN SIMULASI SUDUT LINDUNG PETIR METODE COLLECTING VOLUME PADA GEDUNG PERPUSTAKAAN ITENAS DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM VISUAL BASIC 6.0]]> Siti Saodah , M.T. Teguh Arfianto, S.T. Aris Krismanudin / 11- 2004- 035 Penulis
Petir merupakan fenomena alam yang terjadi dari awan petir, mekanisme terjadinya petir karena awan yang bermuatan listrik melepaskan muatannya ke tanah. Kejadian petir sulit untuk ditolak dan dihindari. Pada saat ini muncul suatu metode yang memiliki pendekatan fisika dibandingkan dasar Elektrogeometric Model (EGM) dengan menggunakan fakta bahwa jarak sambaran (striking distance), rs, bergantung pada kedua puncak arus sambaran petir (downleader charge) dan tingkat peningkatan medan listrik. Metode yang digunakan dalam sistem proteksi penangkal petir ini adalah Metode Collecting Volume yang merupakan pengembangan dari metode – metode yang sebelumnya sudah ada. Dasar dari metode ini adalah suatu bangunan tertentu hanya akan menangkap sambaran petir (dalam hal ini downward leader) yang memasuki atau berada dalam perkiraan collection volume-nya. Tugas akhir ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui hasil dari perhitungan sudut lindung dari proteksi sambaran petir langsung, memudahkan dalam perhitungan dengan menggunakan program visual basic 6.0 yang akan menampilkan tampilan sudut lindung dari suatu bangunan dan juga di realisasikan dengan animasi dari perancangan metode CVM. Langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu meghitung nilai Risk Analisis yang bertujuan untuk mengetahui perlu tidaknya pemasangan sistem proteksi. Untuk perhitungan sudut lindung bangunannya yaitu perhitungan secara manual dengan metode collecting volume. Kemudian disimulasikan ke bentuk program dengan software Visual Basic 6 yang dimana dalam program Visual Basic 6 ini akan menampilkan sudut lindung dari suatu bangunan yang akan di pasang suatu sistem proteksi petir. Hasil dari perhitungan Risk Analisinya didapatkan nilai RB sebesar 5,4 x 10-2 yang dimana hasilnya itu lebih besar dari nilai RT. Dan hasil perhitungan dengan menggunakan metode collecting volume pada gedung perpustakaan ini, didapatkan bahwa dengan nilai arus puncak sebesar 42 kA dan sudut datang petir 00 maka didapat jarak sambaran sebesar 100,69 m, radius perlindungan gedung sebesar 59,16 m , volume dari penangkapan proteksinya sebesar 733946, 54 m3 dan sudut lindungnya 72,63 0 Dari hasil diatas penulis dapat menarik kesimpulan bahwa gedung perpustakaan itu sudah aman terproteksi dari sambaran petir langsung sesuai SNI 03-7015-2004 ( Standar Nasional Indonesia ).