// <![CDATA[ANALISIS RUGI-RUGI DAYA LISTRIK PADA SWITCHBOARD COOLING TOWER FAN UNIT 1 DI PT.INDONESIA POWER PLTP KAMOJANG DENGAN METODE FENOMENA TERMAL]]> Syahrial, M.T. Siti Saodah, M.T. Dudi Kurniawan/ 11-2004-093 Penulis
Temperatur (suhu) pada peralatan listrik selalu berkaitan erat dengan besaran arus listrik. Hal tersebut menjadi sebuah fenomena panas yang terdiri dari konveksi, konduksi, radiasi dan arus konveksi atau dengan nama lain rugi-rugi listrik akibat panas. Suhu yang berlebih dari kemampuan suatu bahan pada peralatan listrik yang sederhana akan menimbulkan masalah pada sebuah sistem secara keseluruhan. Hal tersebut dapat kita hindari dengan pemeriksaan berkala pada peralatan dengan memantau suhu peralatan tersebut. Dari pemantauan nilai suhu tersebut dapat diprediksikan lebih lanjut atau bahkan dapat diolah datanya untuk mencari efek yang diakibatkan dari ketidaknormalan suhu. Tugas Akhir ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui besarnya rugi-rugi daya yang ditinjau dari analisis fenomena panas menggunakan pendekatan mekanis suhu dan pemodelan sifat thermal (konduksi, konveksi, radiasi dan arus konveksi) menjadi analogi rangkaian listrik pada switchboard cooling tower fan Unit 1 PLTP Kamojang berdasarkan analisis suhu yang dibantu menggunakan Infrared Thermograph (IRT) FLIR P65 untuk menganalisis nilai suhu dan Thermacam Reporter 2002 sebagai perangkat lunak pendukungnya untuk mendapatkan besaran suhu yang diperlukan.. Berdasarkan hasil analisa dan perhitungan, kondisi suhu pada SWB CTF berada dalam kategori HIGH (21oC>Δt>40), bahkan ada beberapa titik yang CRITICAL (Δt>40), dan rugi-rugi listrik akibat panas total sebesar 4271,74 [W] atau energi yang dilepas setiap detik sebesar 1,021 kcal/s dan rugi-rugi pada penghantar total sebesar 2843,45 [W] atau energi yang dilepas setiap detik sebesar 0,679 kcal/s dengan kenaikan suhu pada beban puncak sebesar +/- 1,98 kali ΔTterukur.