// <![CDATA[RANCANG BANGUN ALAT SIMULASI ROLLING DOOR GARASI MOBIL OTOMATIS BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) OMRON TIPE CPM2A]]> Rakhmad Setiawan /11 – 2003 – 091 Penulis Sabat Anwari M.T Decy Nataliana M.T
Pada saat ini perkembangan teknologi modern (IPTEK) semakin meningkat dengan pesat, salah satunya adalah sistem otomatisasi dengan memanfaatkan teknologi komputer yang dapat kita temukan di berbagai bidang, mulai dari dunia industri, rumah tangga bahkan bidang pertanian. Yang menjadi salah satu alasan utama banyaknya penggunaan dan pemanfaatan sistem otomatisasi teknologi komputer adalah karena komputer mampu melakukan pekerjaan yang berulang secara terus-menerus, tanpa mengenal waktu, hal ini dapat dimanfaatkan untuk membantu manusia mengerjakan pekerjaan yang rutinitas. Dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang dilakukan di dalam dan di luar ruangan, bahkan aktifitas tersebut tidak lepas dari keberadaan pintu dimana kita harus membuka atau menutup pintu yang membuat kita terasa enggan untuk melakukannya. Melihat kondisi nyata yang ada kebanyakan proses pengoperasian pintu garasi mobil masih dilakukan secara manual dimana campur tangan manusia masih dilibatkan secara langsung. Bagi sebagian orang, membuka atau menutup pintu garasi mobil secara manual mungkin tidak menjadi persoalan, namun bagi sebagian orang lainnya, kegiatan seperti itu mungkin saja menjadi sebuah hal yang membosankan. Pemakaian PLC sebagai alat kontrol untuk beberapa sistem otomatisasi telah banyak digunakan karena PLC dapat diberi perintah masukan yang memungkinkan dapat diterapkan dalam sistem pengoperasian rolling door garasi secara otomatis. Pada sistem ini akan menggunakan PLC Omron CPM2A sebagai komponen inti sistem, untuk masukan ke PLC menggunakan empat pasang LED super bright dan LDR (light dependent resistor) yaitu 00.000-00.003, yang akan bekerja apabila cahaya yang di pancarkan ke LDR terhalang, kemudian dihubungkan dengan relai sebagai masukan pada PLC serta menggunakan dua buah limit switch (00.004-00.005), untuk menghentikan putaran motor. Sebagai outputnya menggunakan sebuah motor DC 12 Volt (01.000 dan 01.001), yang digunakan untuk memutar rolling door untuk membuka ataupun menutup. Simulasi alat ini berbentuk sebuah rolling door. Dengan adanya alat simulasi ini dapat memberikan gambaran mengenai salah satu aplikasi PLC dalam banyak hal tidak terbatas pada satu aplikasi saja serta dengan adanya alat ini diharapkan akan dapat meminimalisasi campur tangan manusia dalam membuka ataupun menutup rolling door garasi mobil. Setelah dilakukan pengujian sistem, secara umum alat ini dapat bekerja sesuai dengan rancangan.