// <![CDATA[RANCANG BANGUN INVERTER SATU FASA SEBAGAI POWER SUPPLY PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA]]> Syahrial, MT. CHALIQ FAZLUR RAHMAN FASA/ 11-2004-145 Penulis
Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) adalah pembangkit yang memanfaatkan energi matahari menjadi energi listrik. Cahaya matahari merupakan salah satu bentuk energi dari sumber daya alam yang sudah banyak digunakan, Sistem PLTS mempunyai serangkaian komponen pendukung seperti panel surya, kontrol pengisian baterai, baterai, dan inverter. Komponen tersebut merupakan satu kesatuan yang mempunyai peranan atau fungsi yang berbedabeda. Pada umumnya alat elektronik membutuhkan sumber AC sebagai inputannya, sedangkan pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang mempuyai peranan sebagai pengubah sumber DC menjadi AC disebut Inverter. Pada perancangan inverter ini menggunakan berberapa komponen elektronik sebagai switching dan transformator centre tap sebagai penaik tegangan dengan 12 VDC ke 252 Vp-p. Sinusoidal Pulsa witdh modulation (SPWM) merupakan salah satu teknik untuk mengatur pensaklaran komponen daya.Teknik ini pada dasarnya adalah membandingkan dua sinyal untuk mendapatkan pola pensaklaran komponen daya, sinyal pertama adalah sinyal carrier dan biasanya adalah sinyal segitiga , Sinyal kedua adalah sinyal yang akan di modulasikan untuk mendapatkan bentuk keluaran yang diinginkan disebut sinyal referensi . Kedua sinyal tersebut di bangkitkan melalui IC XR2206 dengan sinyal sinusoida 50 Hz dan sinyal segitiga 1KHz, kemudian sinyal tersebut digunakan sebagai inputan komparator dan outputnya merupakan sinyal PWM. Hasil dari tugas akhir ini adalah inverter dengan sinyal PWM dengan frekuensi 50 Hz. Tegangan hasil perhitungan 220,08 Volt dan tegangan hasil pengukuran 220 Volt dengan efisiensi 94 % pada beban pompa atman at 105, 50 Watt.