MEMBANDINGKAN KINERJA SEMICONVERTER SATU FASA DAN FULL CONVERTER SATU FASA DENGAN MENGGUNAKAN IC KONTROL TCA 785
Elektronika daya mempunyai peran yang penting dalam penyediaan energi
listrik. Umumnya komponen-komponen elektronika daya digunakan untuk
konversi energi listrik dari ac ke dc, konversi dari dc ke dc dan konversi dari ac
ke ac. Penyearah terkendali satu fasa yaitu semikonverter dan full konverter
memiliki thyristor yang akan konduksi bila diberikan pulsa penyalaan dengan
sudut penyalaan (α) pada masing-masing gerbangnya. Pada semikonverter
menggunakan dua buah thyristor, dua buah dioda dan satu buah dioda yang
difungsikan sebagai dioda freewhelling menghasilkan gelombang keluaran yang
berbeda daripada full konverter menggunakan empat buah thyristor.
Dalam rancangan konverter akan digunakan IC TCA 785 sebagai pengatur
pulsa penyalaan untuk penyalaan kerja gerbang thyristor. Sehingga dapat terlihat
gelombang keluaran dari semikonverter dan full konverter. Pada tugas akhir ini
digunakan beban Lampu dan Motor Dc yang akan memperlihatkan perbedaan
kinerja dari semikonverter dan full konverter satu fasa beserta dengan gelombang
keluarannya.
Setelah melakukan perhitungan dan membandingkan tegangan keluaran dan
arus keluaran dengan menggunakan beban Lampu dan Motor DC dapat diketahui
bahwa perbedaan kinerja thyristor tergantung dari beban yang digunakan. Jika
menggunakan beban lampu maka gelombang keluaran semikonverter dan full
konverter akan sama. Hal ini terlihat jika semakin besar nilai sudut penyalaan (α)
maka effesiensi (ƞ) akan semakin kecil. Jika menggunakan beban Motor DC
terdapat perbedaan yaitu pada sudut penyalaan (α) dan gelombang keluaran. Pada
semikonverter satu fasa akan mencapai nilai tegangan maksimum motor 180 Volt
dan putaran nominal 1500 rpm yaitu pada sudut penyalaan 450, sedangkan
konverter penuh satu fasa akan mencapai nilai tegangan maksimum motor 180
Volt dan putaran nominal 1500 rpm yaitu pada sudut penyalaan 1200. Gelombang
keluaran semikonverter yang dihasilkan berada pada daerah kerja satu kuadran
saja, sedangkan pada full konverter berada pada dua kuadran.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2010).MEMBANDINGKAN KINERJA SEMICONVERTER SATU FASA DAN FULL CONVERTER SATU FASA DENGAN MENGGUNAKAN IC KONTROL TCA 785 ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.MEMBANDINGKAN KINERJA SEMICONVERTER SATU FASA DAN FULL CONVERTER SATU FASA DENGAN MENGGUNAKAN IC KONTROL TCA 785 ().Teknik Elektro:FTI,2010.Text
MLA Style
.MEMBANDINGKAN KINERJA SEMICONVERTER SATU FASA DAN FULL CONVERTER SATU FASA DENGAN MENGGUNAKAN IC KONTROL TCA 785 ().Teknik Elektro:FTI,2010.Text
Turabian Style
.MEMBANDINGKAN KINERJA SEMICONVERTER SATU FASA DAN FULL CONVERTER SATU FASA DENGAN MENGGUNAKAN IC KONTROL TCA 785 ().Teknik Elektro:FTI,2010.Text