// <![CDATA[HOTEL BISNIS RESPONSIF BANDUNG]]> Indra Yunus Sambira / 212007064 Dosen Pembimbing 1 Achsien Hidayat, Ir, MT Dr. Dewi Parliana, Ir, MSP
Sejak bertahun-tahun lalu kota Bandung telah menjadi kota pusat berbagai kegiatan yang kemudian sistem ini disebut sebagai sentraliasasi kegiatan yang mungkin bermaksud untuk menjadikan kota Bandung sebagai hirarki semua kota di Indonesia. Kegitan-kegiatan yang dimaksud tadi adalah seperti kegiatan politik, pemerintahan, keamanan, sosial, ekonomi, perindustrian dan lain-lain. Dengan banyaknya bangunan Peninggalan Belanda (heritage) yang di jadikan bangunan konservasi atau bangunan yang dilindungi. Sehingga pemerintah kota bandung sangat berperan aktif untuk melestarikan dan melindungi bangunan cagar budaya tersebut Pembangunan yang sangat pesat dan bertambahnya fasilitas –fasilitas umum kota bandung yang kurang memperhatikan lingkungan sekitar atau tidak kontekstual dengan bangunan heritage yang tersebar di beberapa titik pusat kota bandung menjadi suatu permasalahan yang cukup signifikan. Perkembangan disektor perekonomian kota Bandung akhir-akhir ini melaju dengan pesat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya sarana-sarana komersil yang bermunculan seperti mall, factory outlet, café, restaurant, dan sarana komersil lainnya yang menarik banyak pengunjung dari luar kota bandung. Saat ini kota bandung merupakan salah satu tujuan utama pendidikan dan pariwisata. Berdasarkan dua aspek inilah yang menjadi konsentrasi pembangunan yang di inisiasi oleh walikota bandung, Ridwan Kamil. Sehingga dalam beberapa tahun terakhir ini Kota bandung banyak membuka taman-taman kota, festival kuliner dan komunitas anak muda. Untuk memfasilitasi masyarakat Bandung di berbagai lapisan. Atas dasar inilah untuk dapat memfasilitasi dan mewadahi wisatawan dari luar kota bandung untuk mengadakan pertemuan bisnis dan beristirahat , maka direncanakan sebuah bangunan Hotel bisnis yang berlokasi di tengah kota Bandung.