// <![CDATA[ANALISIS DAN PERHITUNGAN EFISIENSI GENERATOR SINKRON TERHADAP PERUBAHAN DAYA YANG DIBANGKITKAN DAN TERHADAP TOLERANSI TEGANGAN, FAKTOR DAYA SERTA FREKUENSI.]]> Teguh Arfianto, ST. Raditya Dwi Siswandhi /11-2004-040 Penulis Dr. Ir. Bambang Anggoro, MT.
Pembangunan nasional mutlak membutuhkan ketersediaan tenaga listrik yang berkelanjutan. Pembangkit - pembangkit tenaga listrik berkapasitas besar dirancang dan dibangun untuk memenuhi kebutuhan energi listrik yang meningkat terus – menerus setiap tahunnya. Generator sebagai peralatan utama pembangkit listrik dituntut untuk bekerja efisien agar kebutuhan listrik terpenuhi. Efisiensi generator dijaga seoptimal mungkin dengan tetap memperhitungkan batas-batas toleransi tegangan, faktor daya dan frekuensi. Efisiensi generator tentu dipengaruhi oleh perubahan daya yang dibangkitkan, batas-batas toleransi tegangan, faktor daya dan frekuensi. Batasbatas toleransi tersebut diatur di dalam SPLN 34A 1980 (IEC.34-1 seventh edt. 1979). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai efisiensi terhadap pengaruh perubahan daya yang dibangkitkan dan terhadap batas-batas toleransi. Hasil akhir dari perhitungan adalah kurva efisiensi terhadap daya dan batas-batas toleransi. Hasil dari penelitian ini adalah semakin besar daya yang dibangkitkan maka semakin besar juga efisiensi generator tersebut. Pada daya 55000 kW nilai efisiensi untuk cos φ 0.8 lagging adalah 94.16 %. Untuk daya di bawahnya yaitu 50000 kW nilai efisiensinya menjadi 94.13 % dan terus menurun. Pada cos φ lagging semakin besar nilai cos φ maka semakin baik efisiensinya. Pada perhitungan efisiensi terhadap perubahan daya ketika daya bernilai 55000 kW. Ketika cos φ 0.8 nilai efisiensinya 94.16%. untuk cos φ 0.85 efisiensinya 94.65% dan terus naik hingga nilai 96.44% untuk cos φ 0.95. Hal sebaliknya terjadi untuk kondisi cos φ leading. Rugi-rugi medan dan stator akan semakin besar seiring kenaikan daya yang dibangkitkan. Pada perhitungan efisiensi terhadap perubahan daya nilai rugi stator 1.37 kW pada daya 5000 kW. Ketika daya naik menjadi 10000 kW rugi stator menjadi 5.48 kW dan terus naik menjadi 166.04 kW untuk daya 55000 kW. Semakin besar tegangan atau frekuensi yang dibangkitkan maka semakin besar pula efisiensi generatornya. Pada perhitungan efisiensi terhadap perubahan tegangan, efisiensi bernilai 93.88%; 93.85%; 93.82% untuk tegangan 12.39 kV; 11.80 kV; 11.21 kV.