<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6485">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI PENGISIAN BATERAI LEAD ACID 12V 7Ah UNTUK APLIKASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Syahrial, MT.</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Nasrun Harianto, MT.</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BENNY HIDAYAT /11 – 2004 – 151</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Elektro]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2011]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sistem pembangkit listrik tenaga angin ini memanfaatkan alternator sebagai
pembangkit listrik, Daya yang dihasilkan alternator tergantung pada kecepatan
angin yang memutar rotor alternator. Untuk pembangunan di tengah kota sangat
sulit di realisasikan karena semakin banyak nya gedung gedung tinggi berdiri di
kota kota besar, hal ini akan menyulitkan pembangunan nya. Dikarenakan
kecepatan angin yang rendah karena terhalang oleh gedung gedung tinggi
sehingga tidak mampu memutar turbin angin. apa bila dipaksa untuk dibangun
maka banyak kendala yang dialami misal nya susah nya turbin angin untuk
berputar , belum lagi adanya angin turbulensi (angin yang arah aliran nya tidak
beraturan) yang menyebabkan putaran turbin angin tidak bekerja dengan
maksimal sehingga banyak kerugian yang akan dialami. maka dari itu dalam
tugas akhir ini saya hanya menggunkan motor induksi sebagai penggerak mula
alternator AC yang kemudian di searahkan menjadi tegangan DC dan kemudian
digunakan untuk charger baterai.
Pada tugas akhir ini dirancang suatu sistem pengisian baterai dengan
menggunakan alternator AC mobil 12 volt (sebagai masukan dengan mengubah
energi kinetik menjadi energi listrik), rangkaian rectifier (sebagai penyearah),
rangkaian pengisi baterai berupa buck converter (sebagai penurun tegangan),
rangkaian kontrol ( PWM ). Penggunaan motor induksi 3 pasa dengan pengaturan
putaran menggunakan Variable Speed Drive ( VSD ) diasumsikan sebagai
pemodelan pada turbin angin sebagai penggerak mula. Pengaturan putaran motor
induksi 3 pasa dengan menggunakan VSD bermaksud untuk mendeskripsikan
perubahan kecepatan angin yang tidak konstan setiap waktunya. Hal ini dapat
dilihat dari hasil pengukuran putaran alternator terhadap tegangan input dan duty
cycle.
Dari hasil pengujian didapatkan bahwa alat tersebut berfungsi dengan baik,
dimana pengisian baterai sealed lead acid 12V 7Ah menggunakan tegangan 14,6
volt dengan arus 1,3Asehingga waktu yang diperlukan selama maksimal 5 jam 45
menit, Lama waktu pengisian baterai tergantung besar arus yang mengalir ke
baterai. Pada pengujian kecepatan alternator terhadap duty cycle, didapatkan hasil
kecepatan 1019 rpm dengan duty cycle 20,8 % pada tegang input sebesar 15,63V.
sedangkan pada kecepatan 1097 rpm didapat duty cycle sebesar 15 % dengan
tegangan input sebesar 16,96V ,dari kedua data diatas dapat disimpulkan bahwa
apabila kecepatan makin tinggi maka duty cycle akan semakin kecil sedangkan
pada kecepatan rendah duty cycle akan semakin besar.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Rangkaian pengisian baterai, Baterai.]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[alternator AC (generator sinkron), Rangkaian recti]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[886EL]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[886EL]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[886EL]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4188" url="" path="/886EL022011a.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI PENGISIAN BATERAI LEAD ACID 12V 7Ah UNTUK APLIKASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[6485]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-07-15 10:06:32]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-07-15 10:06:45]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>