// <![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM RFID SEBAGAI PEMBATAS AKSES RUANGAN DOSEN]]> Hendi Handian R, ST. MT. Gilbert Allegro Hutabarat/ 11-2004-071 Penulis
Sistem RFID adalah suatu sistem identifikasi yang bersifat wireless dengan menggunakan frekuensi radio. Sistem ini menggunakan tag RFID untuk menyimpan data identifikasi seseorang yang bersifat identik. Data identifikasi ini ter-inject pada tag RFID yang memiliki casing sehingga tidak terpengaruh oleh kondisi alam seperti debu, kotoran ataupun pengaruh temperatur udara. Berdasarkan keunggulan tersebut, sistem RFID dipilih sebagai media identifikasi dalam sistem pembatas akses pada ruangan dosen. Sistem ini dirancang dan direalisasikan untuk meningkatkan keamanan di ruangan dosen dan membatasi akses individu pada ruangan tersebut. Pada perancangan dan realisasi sistem RFID sebagai pembatas akses ruangan dosen ini akan digunakan sistem perangkat keras RFID (yang terdiri dari beberapa subsistem perangkat keras) dan 2 sistem perangkat lunak. Subsistem yang menyusun sistem perangkat keras RFID adalah Modul RFID, Modul serial Max232, mikrokontroler ATMega32, komputer(PC) dan I.P.E (Instrumen Pengunci Elektrik.) Kerja dari sistem perangkat keras ini akan diatur dari sistem perangkat lunak pada mikrokontroler ATMega32. Sedangkan sistem perangkat lunak pada PC dibatasi hanya sebagai pencatatan data akses dari sistem RFID ini. Cara kerja sistem secara singkat dimulai dari pembacaan kartu ber-tag RFID oleh Modul RFID. Data identifikasi yang diperoleh dari hasil pembacaan tersebut akan dibandingkan terhadap data identifikasi yang tersimpan pada mikrokontroler ATMega32. Bila hasil perbandingan data tersebut adalah sama maka mikrokontroler ATMega32 akan mengaktifkan subsistem I.P.E untuk membuka solenoid yang merupakan kunci elektrik dari ruangan dosen dan dua buah LED beserta buzzer sebagai tanda peringatan. Kemudian mikrokontroler akan mengirimkan data tersebut ke PC agar disimpan pada database berupa program data akses RFID. Dengan inilah sistem RFID dapat menjadi solusi atas masalah batas akses di ruangan dosen. Sistem ini telah diuji dan telah berhasil untuk mendeteksi 10 tag RFID dengan jarak maksimum 7 cm. Selain itu mikrokontroler telah berhasil mengontrol subsistem I.P.E untuk membuka kunci solenoid. Tindak lanjut dari implementasi sistem ini adalah assembling dan installing sistem RFID disertai dengan pengisian database pada program data akses RFID.