PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM RFID SEBAGAI PEMBATAS AKSES RUANGAN DOSEN
Sistem RFID adalah suatu sistem identifikasi yang bersifat wireless dengan
menggunakan frekuensi radio. Sistem ini menggunakan tag RFID untuk
menyimpan data identifikasi seseorang yang bersifat identik. Data identifikasi ini
ter-inject pada tag RFID yang memiliki casing sehingga tidak terpengaruh oleh
kondisi alam seperti debu, kotoran ataupun pengaruh temperatur udara.
Berdasarkan keunggulan tersebut, sistem RFID dipilih sebagai media
identifikasi dalam sistem pembatas akses pada ruangan dosen. Sistem ini
dirancang dan direalisasikan untuk meningkatkan keamanan di ruangan dosen dan
membatasi akses individu pada ruangan tersebut.
Pada perancangan dan realisasi sistem RFID sebagai pembatas akses
ruangan dosen ini akan digunakan sistem perangkat keras RFID (yang terdiri dari
beberapa subsistem perangkat keras) dan 2 sistem perangkat lunak. Subsistem
yang menyusun sistem perangkat keras RFID adalah Modul RFID, Modul serial
Max232, mikrokontroler ATMega32, komputer(PC) dan I.P.E (Instrumen
Pengunci Elektrik.) Kerja dari sistem perangkat keras ini akan diatur dari sistem
perangkat lunak pada mikrokontroler ATMega32. Sedangkan sistem perangkat
lunak pada PC dibatasi hanya sebagai pencatatan data akses dari sistem RFID ini.
Cara kerja sistem secara singkat dimulai dari pembacaan kartu ber-tag RFID oleh
Modul RFID. Data identifikasi yang diperoleh dari hasil pembacaan tersebut akan
dibandingkan terhadap data identifikasi yang tersimpan pada mikrokontroler
ATMega32. Bila hasil perbandingan data tersebut adalah sama maka
mikrokontroler ATMega32 akan mengaktifkan subsistem I.P.E untuk membuka
solenoid yang merupakan kunci elektrik dari ruangan dosen dan dua buah LED
beserta buzzer sebagai tanda peringatan. Kemudian mikrokontroler akan
mengirimkan data tersebut ke PC agar disimpan pada database berupa program
data akses RFID. Dengan inilah sistem RFID dapat menjadi solusi atas masalah
batas akses di ruangan dosen.
Sistem ini telah diuji dan telah berhasil untuk mendeteksi 10 tag RFID
dengan jarak maksimum 7 cm. Selain itu mikrokontroler telah berhasil
mengontrol subsistem I.P.E untuk membuka kunci solenoid. Tindak lanjut dari
implementasi sistem ini adalah assembling dan installing sistem RFID disertai
dengan pengisian database pada program data akses RFID.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM RFID SEBAGAI PEMBATAS AKSES RUANGAN DOSEN ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM RFID SEBAGAI PEMBATAS AKSES RUANGAN DOSEN ().Teknik Elektro:FTI,2009.Text
MLA Style
.PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM RFID SEBAGAI PEMBATAS AKSES RUANGAN DOSEN ().Teknik Elektro:FTI,2009.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM RFID SEBAGAI PEMBATAS AKSES RUANGAN DOSEN ().Teknik Elektro:FTI,2009.Text