// <![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM PENGURAS AIR AQUARIUM IKAN DENGAN DETEKTOR KEKERUHAN MENGGUNAKAN SENSOR LDR DAN MIKROKONTROLLER AT89S52]]> Nandang Taryana, M.T. Dimas Nugraha Putra /11-2006-081 Penulis
Banyak orang yang senang memelihara hewan peliharaan baik sebagai hobi atau untuk mencari nafkah. Hewan yang dipelihara pun banyak jenisnya misalnya saja anjing, ikan, dan burung. Khusus untuk yang hobi memelihara ikan biasanya hanya suka memandangi ikan miliknya, memberi makan atau bermain main dengan hewan peliharaannya itu, sedangkan air tempat ikan itu berenang di dalam akuarium seringkali tidak mendapat perhatian yang baik. Air yang keruh sangat tidak baik untuk ikan karena bisa mengganggu nafsu makan ikan, mempersulit oksigen untuk berdifusi ke dalam air dan juga bisa membuat ikan mati karena kandungan amoniak yang tinggi yang berasal dari kotoran ikan itu sendiri atau dari sisa sisa makanan yang tidak habis dimakan. Dengan dasar pemikiran seperti itu maka penulis mencoba untuk merancang sebuah alat yang dapat menguras air akuarium dan menggantinya dengan air yang baru dan masih kaya akan oksigen, sehingga ikan peliharaan akan selalu dalam kondisi yang baik. Alat ini dirancang untuk mengganti air berdasarkan kekeruhan air saat itu dan juga berdasarkan waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Alat ini memiliki dua sensor ketinggian air yaitu batas atas dan batas bawah, dimana batas atas berarti batas maksimum air yang boleh diisi setelah menjalani proses pengurasan dan batas bawah berarti batas minimum air yang tidak boleh dikuras lagi karena akan membahayakan bagi ikan yang ada dalam akuarium tersebut. Pengukuran langsung dengan manual dapat dilihat pada Tabel 4.4 Tabel 4.5 dan Tabel 4.6 bahwa, pengurangannya berkisar dari 12 sampai 17 pada pembacaan LDR. Hasil pengujian di dapat standar kekeruhan dengan pandangan mata berkisar dari 12 sampai 17. nilai ini di dapat pada Tabel 4.4 Tabel 4.5 dan Tabel 4.6. Pengurasan terjadi setelah nilai SS (Semua Sensor) menyentuh setpoint. Agar tidak terjadi proses osmosis, hendaknya pemasangan selang pompa harus benar. jika tidak, akan terjadi pengurangan atau penambahan jumlah air yang tidak diinginkan.