// <![CDATA[SIMULASI DAN ANALISIS STABILITAS TRANSIEN PADA SALAH SATU GENERATOR SINKRON BERKAPASITAS 1,28MW DALAM KONDISI PERUBAHAN BEBAN DI PT.ARUTMIN INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN ETAP 7.0.0]]> Syahrial, M.T. SUKMA NURZAMAN/ 11-2007-002 Penulis
PT. Arutmin Indonesia merupakan perusahaan pertambangan batubara memiliki 9 unit pembangkit diesel generator. Perubahan beban yang bervariatif berdampak pada kestabilan sistem. Perubahan yang signifikan dapat menyebabkan sistem keluar dari batas stabil . Stabilitas sistem tenaga listrik adalah suatu kemampuan sistem tenaga listrik atau bagian komponennya untuk mempertahankan sinkronisasi dan keseimbangan dalam sistem. Batas stabilitas sistem adalah daya-daya maksimum yang mengalir melalui suatu titik dalam sistem tanpa menyebabkan hilangnya stabilitas. Suatu peralatan listrik yang digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik pada umumnya menggunakan Generator sinkron. Pada sistem tenaga listrik seiring dengan reduksi tegangan pada beban akan mempengaruhi kualitas tegangan listrik yang dihaslikan, oleh karna itu di butuhkan suatu instrumen Automatic Voltage Regulator (AVR) guna menjaga tegangan listrik yang dihasilkan. Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan pada tugas akhir ini di gunakan beberapa metoda dengan mencari literatur yang berhubungan dengan Generator sinkron, sistem pemodelan eksitasi, sistem pemodelan Governor. Hasil dari tugas akhir ini adalah didapatkan suatu simulasi stabilitas transien di PT. Arutmin Indonesia pada generator sinkron (G05) dengan menggunakan etap 7.0.0, respon sistem eksitasi tipe-1 dengan nilai penguatan KA= 250, KE= 1, KF= 0,06 didapatkan ts= 6s dan governor tipe DT(Diesel-engine) dengan fungsi waktu T1= 0,1s, T2= 0,015s, T3= 0,05s, T4= 5s,T5= 0,7s, T6= 0,05, T7= 0,1s, T8= 0,1s didapatkan ts= 1,92s, dan respon sistem eksitasi yang dihubungkan dengan generator dengan nilai penguatan KA= 250, KE= 1, KF= 0,06 , KG = 1 didapatkan ts= 10,4s . Dengan mengatur sistem exsitasi dan Governor yang dapat memperbaiki respon transien yang dihasilkan generator terhadap perubahan beban, agar keadaan steady state frekuensi dan tegangan terjaga dengan waktu optimal.