// <![CDATA[INDIE ROCK HOTEL BANDUNG]]> Rizky Muhammad Taufik / 212008005 Dosen Pembimbing 1 Ir. Widji Indahing Tyas, MT. Ir.I Putu W. Thomas Brunner, MM.
Tingginya minat berwisata ke Kota Bandung, yang juga dikenal dengan sebutan "Kota Kembang" karena pada zaman dahulu kota ini dinilai sangat cantik dengan banyaknya pohon-pohon dan bunga-bunga yang tumbuh di sana, menjadi salah satu alasan perkembangan kota ini. Selain itu, Bandung juga dikenal sebagai kota belanja, dengan mall dan factory outlet yang banyak tersebar, dan saat ini berangsur-angsur menjadi kota dengan banyak musisi. MICE, akronim dari "Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition" (Indonesia: Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran), menjadi salah satu kebutuhan di kota ini. Pembangunan bangunan konservasi merupakan proses yang bertujuan memperpanjang umur warisan budaya bersejarah, dengan cara memelihara dan melindungi keotentikan serta maknanya dari gangguan dan kerusakan, agar dapat dipergunakan pada saat sekarang maupun masa yang akan datang, baik dengan menghidupkan kembali fungsi lama maupun memperkenalkan fungsi baru. Indie Rock Hotel Bandung merupakan tempat penampungan bagi pendatang yang berkegiatan di bidang musik, dengan menyediakan pondokan dan makanan untuk umum di wilayah Kota Bandung. Hotel ini menyediakan fasilitas bintang 4. Dengan tema genre musik dan gaya hidup kaum urban, diharapkan desain hotel ini dapat menciptakan bangunan penginapan yang nyaman dan sesuai bagi penggunanya, baik dari segi arsitektural, fungsi, maupun kenyamanan.