PENGGUNAAN COPOLYMER EMULSION SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA BETON TAILING
Di Papua, agregat kasar sulit dijumpai. Untuk mengatasi masalah tersebut, muncullah gagasan untuk membuat beton dengan menggunakan tailing sebagai bahan pengganti agregat. Dari hasil pegujian beton tailing tanpa menggunakan bahan tambah terlihat bahwa lekatan antara semen dan tailing kurang baik, agar lekatan antara semen dan tailing baik, maka digunakanlah copolymer emulsion sebagai bahan tambah. Penelitian dilakukan di Laboratorium Balai Jembatan dan Bangunan Pelengkap Jalan Pusjatan, Bandung dengan menggunakan benda uji mortar ukuran 5x5x5 cm3 yang diuji pada umur 3, 7, 14, 28 hari. Rasio semen terhadap tailing (1:2) dengan komposisi semen 700 kg/m3 dan tailing 1400 kg/m3. Variasi rasio air semen (w/c) = 0,45; 0,5; 0,6. Bahan tambah copolymer emulsion dengan variasi kadar polimer 0,5%, 1%, 1,5%, 2% dari jumlah semen. Dari hasil pengujian, tailing hasil sisa tambang PT. Freeport Indonesia (PTFI) dapat dijadikan sebagai material pembentuk beton meskipun dilihat dari rasio semen : tailing kurang memenuhi nilai ekonomis. Kuat tekan maksimum pada setiap campuran diperoleh dengan kadar optimum copolymer emulsion sebesar 1%. Flow pada rasio air semen (w/c) 0,45 berada di bawah 120 mm sehingga masih sulit dikerjakan. Pada umur beton 28 hari dengan rasio w/c 0,45 diperoleh hasil kuat tekan sebesar 43,2 MPa, untuk w/c 0,5 diperoleh nilai kuat tekan sebesar 41,73 MPa,dan untuk w/c 0,6 diperoleh nilai kuat tekan sebesar 39,07 MPa. Kata kunci : beton, tailing, copolymer emulsion.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).PENGGUNAAN COPOLYMER EMULSION SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA BETON TAILING ().:
Chicago Style
.PENGGUNAAN COPOLYMER EMULSION SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA BETON TAILING ().:,2012.Text
MLA Style
.PENGGUNAAN COPOLYMER EMULSION SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA BETON TAILING ().:,2012.Text
Turabian Style
.PENGGUNAAN COPOLYMER EMULSION SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA BETON TAILING ().:,2012.Text