<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6515">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGUJIAN MESIN PENGERING GABAH DENGAN
MENGGUNAKAN KOMPOR SMAWAR SEBAGAI SUMBER
PANAS]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Eko Georian / 12-2000-170</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. H. Willy Adriansyah, Ir.</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Mesin]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2008]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kekayaan alam Indonesia dalam sektor pertanian sangat potensial untuk
dikelola secara profesional, salah satunya pada sektor pertanian padi. Di Indonesia
padi merupakan bahan makanan pokok. Untuk meningkatkan produktivitas
produksi padi perlu adanya penanganan pasca panen salah satunya adalah proses
pengeringan agar padi aman untuk disimpan dengan waktu yang relatif lama.
Oleh karena itu penulis mencoba untuk merancang, membuat, dan menguji
mesin pengering gabah dengan mekanisme rotary drying memanfaatkan
pembakaran sederhana (smawar) sebagai sumber termalnya (panas). Prinsip
kerjanya adalah, panas yang dihasilkan smawar dihisap oleh blower dan dialirkan
ke dalam kabin yang sedang berputar dengan kecepatan aliran udara 35 m/s.
Proses penguapan uap air terjadi di dalam kabin. Mekanisme berputarnya kabin
menggunakan motor listrik, reducer, gear, rantai dan sproket atau gear. Kabin
pengering dirancang dengan dua kabin/drum bagian atas dan bawah. Dengan
dimensi kabin pengering dengan panjang 3,37 m dengan diameter 0.43 m dan
dimensi mesin keseluruhan (rangka) 4,08 m dengan lebar 0,87 m.
Pada laporan ini disajikan hasil yang diperoleh dari pengujian mesin
pengering gabah dengan memanfaatkan kompor smawar sebagai sumber panas.
Dari data-data hasil penelitian, penulis dapat mengetahui lamanya waktu tinggal
gabah di dalam kabin pengering yaitu 12-15 menit untuk jumlah gabah yang
dimasukkan sebanyak 12 kg. Untuk mendapatkan gabah dengan kadar air sekitar
12-14 % dibutuhkan dua kali pengeringan pada satu kabin. Pada saat pengujian
dengan temperatur 160 0C dan temperatur keluar kabin 68 0C didapat qlosses
sebesar 27,2614 kW, Qproduk (kalor yang diserap produk) sebesar 30,1842 kW.
Pada temperatur masuk 150 0C dan temperatur keluar kabin 55 0C didapat qlosses
sebesar 25,1403 kW dan Qproduk yang diserap sebesar 28,8765 kW.</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[858MS]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[858MS]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[858MS]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5002" url="" path="/858MS122008a.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENGUJIAN MESIN PENGERING GABAH DENGAN MENGGUNAKAN KOMPOR SMAWAR SEBAGAI SUMBER PANAS]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[6515]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-08-23 13:53:03]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-08-23 13:53:22]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>