// <![CDATA[SKALA PRIORITAS PENANGANAN KEMACETAN LALULINTAS DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS]]> Dr. Dwi Prasetyanto, Ir., M.T. Afghani Yanuarasyid / 22 2011 015 Penulis
Permasalahan transportasi di Indonesia sudah sedemikian parahnya khususnya di Kota Bandung. Kemacetan lalu lintas di Kota Bandung menunjukan karakteristik dari kota yang sedang tumbuh dan berkembang hal ini dialami juga oleh kota-kota lainnya di Indonesia. Ketidakseimbangan pertumbuhan sarana dan prasarana transportasi menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas di Kota Bandung serta masuknya berbagai kendaraan yang kebanyakan milik pribadi yang sebagian besar berasal dari luar Kota Bandung. Penanganan kemacetan lalu lintas terbagi menjadi empat aspek sebagai berikut: aspek ekonomi, aspek teknis, aspek lingkungan dan aspek sosial budaya. Pada penelitian ini masalah di analisis menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk mendapatkan skala prioritas penanganan kemacetan lalu lintas di Kota Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan kuesioner kepada para responden ahli di bidang transportasi. Data dari hasil kuesioner yang telah diolah menggunakan metode AHP, didapat bahwa penilaian responden terhadap beberapa kriteria menunjukan aspek teknis memiliki pengaruh lebih penting yaitu dengan bobot 29,40% kemudian aspek ekonomi dengan bobot 29,30%, aspek lingkungan dengan bobot 22,20%, dan yang terakhir aspek sosial dan budaya dengan bobot 19,10%.