// <![CDATA[DESAIN TEBAL LAPIS TAMBAH MENGGUNAKAN DATA LENDUTAN FALLING WEIGHT DEFLECTOMETER DENGAN METODE BACK CALCULATION AASHTO 1993]]> Ir. Silvia Sukirman Mochamad Revaldi Budiman /22 2012 127 Penulis
Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang mempunyai peranan penting dalam mendukung aktifitas masyarakat. Kondisi jalan tersebut diharapkan selalu dalam kondisi prima yang dapat memberikan keselamatan dan kenyamanan bagi penggunanya. Jalan selalu harus dipelihara atau ditingkatkan salah satunya adalah Jalan Soekarno-Hatta. Pemeliharaan yang dilakukan yaitu dengan memberikan overlay pada Jalan Soekarno-Hatta. Lokasi penelitian dilakukan pada lajur lambat Jalan Soekarno-Hatta km. 6.400 – km. 8.501. Kondisi perkerasan eksisting diuji dengan menggunakan Falling Weight Deflectometer dan perencanaan tebal lapis tambah dilakukan dengan metode Back Calculation AASHTO 1993. Hasil yang didapat dari perhitungan yaitu nilai modulus tanah dasar jalan sebesar 17905 psi, nilai SNeff sebesar 1,87, nilai SNf untuk umur rencana selama 10 tahun dengan ESAL sebesar 2.512.396,396 lss/UR/LR sebesar 2,73. Tebal lapis tambah perkerasan lentur yang dibutuhkan pada ruas jalan tersebut selama umur rencana sebesar 2,15 in ~ 6 cm.