// <![CDATA[STUDI TENTANG FAKTOR GRANULAR TINGGI PADA PERANCANGAN CAMPURAN BETON CARA DREUX GORRISE]]> Priyanto Saelan, Ir., M.T. Afina Azka /22 2012 025 Penulis
Kuat tekan beton oleh Dreux Gorrise dirumuskan berbanding lurus dengan rasio berat semen terhadap berat air ( ⁄ ), serta berbanding lurus pula dengan faktor granular G. Besarnya G yang disarankan oleh Dreux yaitu 0,35-0,65. Semakin besar nilai G yang digunakan, semakin hemat kadar semen yang terdapat pada 1 m3 beton. Dreux mengungkapkan bahwa besarnya nilai G sebesar 0,65 dapat tercapai apabila ukuran maksimum agregat yang digunakan lebih besar atau sama dengan 63 mm. Penelitian lebih lanjut oleh Saelan dan Thesia (2013) mengungkapkan bahwa nilai G sebesar 0,65 dapat juga dicapai pada campuran beton menggunakan ukuran agregat maksium 20 mm. Kajian lanjut tentang formulasi nilai G tinggi oleh Thesia ternyata masih harus diteliti kembali. Berdasarkan hasil penelitian Thesia dilakukan penelitian kembali untuk membuat formulasi faktor granular tinggi yang lebih besar dari 0,60. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor granular tinggi 0,65 dan 0,70 dapat diformulasikan secara terukur menggunakan rumus G = 0,260 k. Nilai k diperoleh dari grafik hubungan antara nilai k dengan rasio volume pasir terhadap volume agregat gabungan, dengan syarat volume pasir sebesar 0,260 m3 dan rasio volume pasir terhadap volume agregat gabungan berkisar 0,342 – 0,417. Volume pasir yang tidak sama 0,260 m3 mengakibatkan kuat tekan beton yang dihasilkan berkurang.