DESAIN TEBAL LAPIS TAMBAH MENGGUNAKAN
METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN 2013
Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang mempunyai peranan penting dalam mendukung
aktifitas masyarakat, sehingga diharapkan kondisi jalan tetap dalam keadaan prima yang dapat memberikan
keselamatan dan kenyamanan bagi penggunanya selama umur rencana.
Pertumbuhan kendaraan yang begitu banyak berdampak pada kondisi jalan, oleh karena itu untuk
mempertahankan kondisi jalan dalam keadaan prima perlu dilakukan penanganan, salah satunya dengan
menggunakan lapis tambah. Salah satu metode perencanaan tebal lapis tambah adalah Manual Desain
Pekerasan 2013.
Manual ini berisikan proses penentuan besarnya tebal lapis tambah yang disesuaikan dengan data
pengujian lendutan Benkelman Beam serta kondisi visual di lapangan dengan menggunakan grafik kurva
lendutan dan tebal lapis tambah berdasarkan International Roughness Index (IRI). Penelitian ini dilakukan
pada Ruas Jalan Kotania – Waisala dengan hasil analisis yang didapat yaitu ESA sebesar 160.000
lss/UR/Lajur Rencana dengan tebal lapis tambah perkerasan lentur sebesar 55 mm menggunakan campuran
Laston AC-WC
Detail Information
Citation
APA Style
. (2016).DESAIN TEBAL LAPIS TAMBAH MENGGUNAKAN
METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN 2013 ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.DESAIN TEBAL LAPIS TAMBAH MENGGUNAKAN
METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN 2013 ().Teknik Sipil:FTSP,2016.Text
MLA Style
.DESAIN TEBAL LAPIS TAMBAH MENGGUNAKAN
METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN 2013 ().Teknik Sipil:FTSP,2016.Text
Turabian Style
.DESAIN TEBAL LAPIS TAMBAH MENGGUNAKAN
METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN 2013 ().Teknik Sipil:FTSP,2016.Text