// <![CDATA[PENENTUAN LOKASI RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI KOTA BANDUNG]]> Dr. Dwi Prasetyanto, Ir., M.T. Kresna Apriliansyah/ 22 2011 054 Penulis
Pertumbuhan penduduk yang cukup besar akan berdampak pada meningkatnya pergerakan/aktivitas manusia. Hal ini berdampak kepada meningkatnya frekuensi kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu diperlukan berbagai upaya untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kecelakaan. Salah satu upaya awal yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penentuan lokasi titik rawan kecelakaan. Metode yang digunakan dalam melakukan penentuan lokasi rawan kecelakaan adalah dengan metode pemeringkatan menggunakan angka ekivalen kecelakaan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa ruas Jalan Soekarno Hatta menempati urutan pertama lokasi rawan kecelakaan di Kota Bandung dengan nilai Angka Ekivalen Kecelakaan sebesar 726 pada Tahun 2012, 672 pada Tahun 2013, dan 492 pada Tahun 2014. Berdasarkan jumlah kecelakaan diperoleh satu lokasi sebagai prioritas penanganan yaitu di Jalan Soekarno Hatta depan Pasar Induk Gedebage. Jenis dan penyebab kecelakaan dominan pada lokasi adalah tabrak pejalan kaki. Usulan penanganan pada lokasi tersebut adalah pemasangan rambu batas kecepatan dan penambahan rambu khusus pejalan kaki.