// <![CDATA[STUDI PENANGANAN RUAS JALAN BULU– BTS KOTA TUBAN PROVINSI JAWA TIMUR MENGGUNAKAN DATA FWD DAN DATA MATA GARUDA]]> Rahmi Zurni, S.T.,M.T. Welly Pradipta, S.T.,M.T. Ganny Rian Kusnandar / 22 2012 050 Penulis
Kondisi jalan di Indonesia saat ini cukup mengkhawatirkan, banyak jalan-jalan di Indonesia yang mengalami kerusakan, maka dari kondisi tersebut jalan memerlukan penangan yang serius. Data lendutan dan data International Roughness Index digunakan untuk mendapatkan penanganan jalan yang akan dilakukan. Penanganan jalan dianalisis menggunakan metode AASHTO 1993, dimana hasilnya berupa nilai SN (Structural Number). Nilai SN sangat dipengaruhi oleh data lendutan dari alat FWD dan data International Roughness Index dari survei alat Mata Garuda.Perbandingan nilai SNeff dengan SNf menghasilkan nilai SCI (Stuctural Condition Index) yang menentukan penanganan jalan tersebut. Hasil analisis diperoleh nilai SCI yang bervariasi, sehingga menghasilkan penanganan jalan yang berbeda-beda setiap segmennya.Nilai SCI terendah adalah 0,18 dengan penanganan berupa rekontruksi, sedangkan untuk nilai SCI terbesar adalah 1,19 dengan penanganan berupa pemeliharaan.