// <![CDATA[PEMILIHAN MODA KERETA API CEPAT JAKARTA BANDUNG MENGGUNAKAN MODEL UTILITAS]]> Silvia Sukirman, Ir. Sofyan Triana, S.T., M.T. Kartika Seinari Manggala / 22-2012-079 Penulis
Proyek pengembangan kereta api di Indonesia yang menjadi rintisan awal sistem perkeretaapian yang canggih adalah kereta api kecepatan tinggi Jakarta ke Bandung. Keuntungan yang ditawarkan dari kereta api berkecepatan tinggi ini adalah waktu perjalanan lebih cepat, lebih cepat waktu bongkar muat, dan keamanan yang lebih tinggi. Penelitian dilakukan dengan melakukan survei yang akan dilakukan di kota Bandung berupa survei wawancara Stated Choice (SC) dan dengan kuesioner. Kuesioner dirancang dengan batasan waktu perjalanan, tarif, dan keselamatan. Hasil penelitian ditunjukkan pada model utilitas, kemudian diolah dengan menggunakan model logit biner untuk mendapatkan nilai probabilitas perpindahan pengguna kereta api. Dengan asumsi tarif kereta cepat antara Rp. 195.000,- sampai Rp. 245.000,- diperoleh perpindahan pengguna kereta reguler ke kereta cepat sebesar 84% sampai 72%. Nilai elastisitas yang didapat berdasarkan perhitungan nilai probabilitas sebesar 0,46, jenis elastisitas ini termasuk kedalam inelastis, yang berarti perubahan pada harga yang ditawarkan kurang berpengaruh terhadap jumlah permintaan.