RUSUNAMI KIARABATU BANDUNG Tema : “Teknologi Membangun Menggunakan Komponen Beton Pracetak”
Rumah atau tempat tinggal yang layak merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi setiap manusia. Peningkatan jumlah penduduk yang begitu pesat khususnya di Kota Bandung menyebabkan semakin tinggi pula kebutuhan akan rumah tinggal yang layak huni. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) kebutuhan rumah di Indonesia terus mengalami peningkatan hingga tahun 2015. Sementara pemerintah belum dapat mengimbangi kebutuhan antara pertumbuhan penduduk dengan kebutuhan tempat tinggal.
Pembangunan rumah susun atau hunian vertikal menjadi solusi dari pemerintah untuk mengurangi adanya hunian-hunian ilegal dengan keterbatasan lahan yang semakin padat dan semakin mahal. Upaya agar Program Sejuta Rumah untuk masyarakat dapat berjalan dengan optimal, maka diterapkan konsep teknologi membangun menggunakan komponen-komponen beton pracetak dengan penerapan koordinasi modular. Sehingga dapat mempercepat waktu pembangunan dan dapat mengimbangi kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal yang layak huni. Dalam penerapan koordinasi modular dalam rumah susun (biasanya memiliki bentuk dan ukuran yang seragam antara satu unit dengan unit yang lain) haruslah memenuhi berbagai ketentuan yang dipersyaratkan. Berdasarkan peraturan Standar Tata Cara Perencanaan Rumah Susun Modular (SK-SNI-T-13-1991-03) dijelaskan bahwa pengelompokan modul satuan rumah susun dapat menggunakan beberapa cara dalam penentuan ukurannya.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2016).RUSUNAMI KIARABATU BANDUNG Tema : “Teknologi Membangun Menggunakan Komponen Beton Pracetak” ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.RUSUNAMI KIARABATU BANDUNG Tema : “Teknologi Membangun Menggunakan Komponen Beton Pracetak” ().Arsitektur:FTSP,2016.Text
MLA Style
.RUSUNAMI KIARABATU BANDUNG Tema : “Teknologi Membangun Menggunakan Komponen Beton Pracetak” ().Arsitektur:FTSP,2016.Text
Turabian Style
.RUSUNAMI KIARABATU BANDUNG Tema : “Teknologi Membangun Menggunakan Komponen Beton Pracetak” ().Arsitektur:FTSP,2016.Text