// <![CDATA[RARAS ARJUNA RUSUNAMI BANDUNG Tema :]]> Ir. Utami, M.T. Ir. Shirley Wahadamputera, M.T. Asep Rendi Raharja /21 2012 161 Penulis
Pembangunan rumah susun sering kali kurang memperhatikan faktor kenyamanan baik secara fisik maupun psikis dengan alasan perlunya biaya ekstra. Faktor kenyamanan pada rumah susun sangat penting karena berpengaruh pada kesehatan, produktivitas, serta citra bangunan itu sendiri. Pemanfaatan potensi iklim merupakan solusi agar tercipta kenyamanan pada bangunan, khususnya kenyamanan termal. Perencanaan Raras Arjuna Rusunami Bandung berfokus pada salah satu aspek kenyamanan termal yaitu pergerakan udara, sehingga hasil desain dapat diukur dengan menggunakan alat maupun uji software. Penerapan konsep pergerakan udara diaplikasikan pada tata atur vegetasi site dan orientasi massa bangunan terhadap lintasan matahari dan pergerakan angin, sehingga perolehan panas pada bangunan dan kelembaban dapat diminimalisir. Penerapan desain pasif pada hunian berupa penentuan orientasi bukaan yang langsung menghadap arah angin, penempatan lokasi bukaan dengan perbedaan elevasi antara inlet dan outlet, penggunaan tipe bukaan casement side hung agar angin dapat masuk 90%, muka bangunan didesain miring pada balkon dan kamar sebagai pengarah pergerakan angin dan buffer panas matahari serta perencanaan open plan dan penempatan furnitur pada denah akan mempengaruhi kenyamanan termal pada hunian rumah susun.