// <![CDATA[KAMPUNG VERTIKAL Tema :]]> ACHSIEN HIDAYAT, Ir, MT. DR. Dewi Parliana, Ir, MSP. Reza Adibrata /21.2011.034 Penulis
Di Indonesia, khususnya pada kota – kota jawa barat memiliki nilai pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi. Hal ini menyebabkan banyaknya dibutuhkan lahan untuk digunakan sebagai tempat tinggal, dan banyaknya pendatang dari kota lain yang berniat untuk menetap , hal ini menyebabkan dibutuhkan banyak lahan yang menyebabkan nilai harga tanah menjadi mahal, hal ini juga menjadi masalah di kota Bandung. Dengan kebutuhan tempat tinggal yang tinggi dengan lahan yang sangat terbatas, di perlukan solusi dimana adanya tempat hunianyang dapat menampung banyak keluarga dengan penggunaan lahan yang sedikit.Dengan kebutuhan banyaknya hunian dengan lahan yang minimal, diperlukan rusunami yang dapat menampung tidak hanya keluarga yang membutuhkan tempat hunian, tetapi juga berupa aktifitasnya.. Oleh karena itu dibutuhkan adanya pembangunan Rusunami sederhana di Kota Bandung. Rusunami Kampung vertikal ini dirancang dengan 510 unit hunian, beserta fasilitas pendukung seperti penitipan anak, laundry, dll.Tema umum yang diterapkan pada rumah susun ini yaitu Bioklimatik fasad, artinya, bangunan ini memilikifasad yang dapat membantu dalam mengoptimalkan pemasukan cahaya matahari dan mengoptimalkan penghawaan pada bangunan . Secara fisik bangunan ini juga memiliki area podium dan taman yang berfungsi primer sebagai fasilitas pendukung untuk penghuni, tetapi juga dapat digunakan untuk kalangan sekitar.