Rumah sakit adalah bangunan gedung atau sarana kesehatan yang memerlukan perhatian khusus dari segi keamanan, keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Rumah Sakit Khusus adalah sarana kesehatan yang memberikan pelayanan utama pada suatu jenis penyakit tertentu berdasarkan kekhususannya. Rumah Sakit Mata adalah rumah sakit khusus memberikan pelayanan utama untuk mata.
Mata merupakan salah satu organ penting pada manusia untuk memberikan penglihatan visual. Terganggunya kesehatan mata pada manusia akan menghambat aktifitas manusia terutama dalam melihat benda-benda dan keadaan di sekitarnya. Kesehatan mata adalah salah satu syarat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Menteri Kesehatan RI, gangguan penglihatan dan kebutaan di Indonesia menurut Survei Kesehatan Indera tahun 1993-1996 menunjukkan 1,5% penduduk Indonesia mengalami kebutaan disebabkan oleh katarak (52%), glaukoma (13,4%), kelainan refraksi (9,5%), gangguan retina (8,5%), kelainan kornea (8,4%) dan penyakit mata lain. (Sumber : www.depkes.go.id, Februari 2015).
Tema yang digunakan dalam perancangan Rumah Sakit Mata Nur, Bandung adalah sensoric circulation, dimana difokuskan pada area sirkulasi dalam bangunan untuk memudahkan bagi penggunanya. Sirkulasi pada bangunan mencoba untuk memaksimalkan kinerja pancaindra selain penglihatan, dikhususkan pada indra peraba. Dikarenakan efek terburuk pada kesehatan mata adalah penglihatan berkurang dan buta total, menyebabkan salah satu indra yaitu penglihatan berfungsi kurang optimal. Dengan berkurangnya kinerja indra penglihatan menjadikan manusia ketergantungan terhadap indra lainnya.
Perancangan Rumah Sakit Khusus Mata Kelas B yang memberikan pelayanan utama kesehatan mata dengan pelayanan fasilitas yang dapat membantu dalam proses pencegahan, penyembuhan, dan pemulihan. Dalam konsep bangunan, merancang sirkulasi baik di dalam maupun di luar bangunan yang memberikan kemudahan akses baik antar ruang dalam bangunan maupun akses dari luar menuju bangunan, berbasis sensor yang merangsang kinerja pancaindra lain selain penglihatan, dikhususkan pada indra peraba melalui permainan tekstur.
Kata Kunci : Rumah Sakit Mata Nur, Sensoric Circulation.
ChatGPT said:
Berikut hasil revisi agar lebih rapi, mengalir, dan sesuai kaidah penulisan ilmiah:
Rumah sakit merupakan bangunan atau sarana kesehatan yang memerlukan perhatian khusus dari segi keamanan, keselamatan, kesehatan, kenyamanan, serta kemudahan. Rumah Sakit Khusus adalah sarana kesehatan yang memberikan pelayanan utama pada suatu jenis penyakit tertentu berdasarkan kekhususannya. Salah satunya adalah Rumah Sakit Mata, yang berfokus pada pelayanan kesehatan mata.
Mata merupakan salah satu organ vital manusia yang berfungsi sebagai indera penglihatan visual. Gangguan kesehatan mata dapat menghambat aktivitas sehari-hari, terutama dalam melihat benda dan kondisi di sekitarnya. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mata merupakan syarat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurut data Kementerian Kesehatan RI berdasarkan Survei Kesehatan Indera tahun 1993–1996, sekitar 1,5% penduduk Indonesia mengalami kebutaan. Penyebab utama kebutaan tersebut adalah katarak (52%), glaukoma (13,4%), kelainan refraksi (9,5%), gangguan retina (8,5%), kelainan kornea (8,4%), serta penyakit mata lainnya (Sumber: www.depkes.go.id
, Februari 2015). Tema yang digunakan dalam perancangan Rumah Sakit Mata Nur, Bandung adalah sensoric circulation. Konsep ini menekankan pada area sirkulasi dalam bangunan yang dirancang agar memudahkan pengguna, khususnya mereka dengan keterbatasan penglihatan. Sistem sirkulasi bangunan memaksimalkan peran pancaindra selain penglihatan, terutama indera peraba. Hal ini didasarkan pada kondisi bahwa gangguan mata dapat berakibat pada berkurangnya hingga hilangnya kemampuan melihat, sehingga pengguna perlu mengandalkan indera lain. Perancangan Rumah Sakit Khusus Mata Kelas B ini bertujuan memberikan pelayanan utama kesehatan mata dengan fasilitas yang mendukung pencegahan, penyembuhan, dan pemulihan. Konsep bangunan menekankan pada perancangan sirkulasi, baik di dalam maupun di luar bangunan, untuk memberikan kemudahan akses antar-ruang maupun dari luar menuju bangunan. Sirkulasi tersebut dirancang berbasis sensor yang merangsang kinerja pancaindra lain, terutama indera peraba, melalui permainan tekstur. Kata Kunci: Rumah Sakit Mata Nur, Sensoric Circulation