// <![CDATA[“Pusat Olahraga Air Nasional” Tema:]]> Fuji Ratna Mustika/ 21 2012 170 Penulis Ir. Utami., M.T Ir. Shirley Wahadamaputera., M.T
Kesadaran untuk menjaga kebugaran tubuh sudah mulai disadari oleh masyarakat Indonesia yang tinggal di perkotaan, khususnya di Bandung. Masyarakat kini mulai membiasakan diri berolahraga seminggu sekali pada hari minggu agar tubuh mereka bergerak dan berkeringat. Olahraga air yang paling sering dilakukan oleh masyarakat pada umumnya adalah renang, tetapi sebenarnya ada banyak jenis olahraga air yaitu renang, renang indah, loncat indah, polo air, arung jeram, kano, dll. Dari sekian banyak jenis olahraga air tidak semua jenis olahraga air dapat dilakukan di lautan terbuka. Beberapa diantaranya membutuhkan media air yang sengaja diciptakan. Sehingga pembangunan sarana untuk olahraga air sangat diperlukan. Maka dari itu pembangunan sarana olahraga air diperlukan, tetapi sarana olahraga air yang dirancang harus lebih baik dari sarana olahraga air sebelumnya yang sudah ada di Bandung. Pusat Olahraga Air Nasional (National Aquatic Sport Centre) yang memiliki tema “Analogi Gelombang Air sebagai Ekspresi Bangunan” dirancang dengan tujuan memberikan dukungan kepada seluruh masyarakat dan juga dalam rangka mendukung kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan dilaksanakan di Jawa Barat. “Analogi Gelombang Air sebagai Ekspresi Bangunan” dirasa tepat dijadikan tema pada banguan akuatik ini, karena gelombang air selalu terbentuk dari kegiatan atau gerakan orang didalam kolam renang. Pusat Olahraga Air Nasional dirancang dengan desain yang memiliki estetika yang indah tetapi tetap dapat berkolaborasi dengan bangunan sekitarnya. Metoda pendekatan desain berupa penerapan bentuk gelombang air pada bentuk massa bangunan/ atap, bagian fasad bangunan, dan lansekap pada site.