Rusunami Derwati Penerapan Konsep Iklim Mikro pada Rusunami Derwati Bandung
Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar setiap manusia. Seiring dengan berkembangnya kota-kota besar di Indonesia, bertambahnya jumlah penduduk sementara ketersediaan lahan didaerah perkotaan yang semakin terbatas, maka pembangunan yang dapat dilakukan secara vertikal. Pembangunan rumah susun merupakan salah satu upaya dalam memenuhi kebutuhan hunian.
Perancangan Hunian Vertikal di Derwati Kota Bandung merupakan sebuah upaya dalam memenuhi kebutuhan hunian layak bagi golongan ekonomi lemah yang mampu mewadahi karakteristik prilaku dan budaya pengguna. Perancangan rumah susun ini menggunakan pendekatan arsitektur bioklimatik, dengan menciptakan iklim mikro dalam bangunan melalui pengolahan sistem pencahayaan dan sistem penghawaan alami, serta pemanfaatan potensi lingkungan.
Stategi desain yang digunakan antara lain layout bangunan menghadap utara-selatan, pengaturan jarak bangunan, pergerakan udara dan konfigurasi bukaan yang dapat menciptakan cross ventilation, luas bukaan 40-80% dari luas dinding, tritisan sebagai pelindung, serta pemilihan material yang dapat mendukung pencahayaan dan penghawaan alami. Dari strategi desain tersebut diharapkan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) Derwati ini mampu menciptakan kualitas bangunan dan lingkungan yang sehat dan nyaman
Detail Information
Citation
APA Style
. (2016).Rusunami Derwati Penerapan Konsep Iklim Mikro pada Rusunami Derwati Bandung ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.Rusunami Derwati Penerapan Konsep Iklim Mikro pada Rusunami Derwati Bandung ().Arsitektur:FTSP,2016.Text
MLA Style
.Rusunami Derwati Penerapan Konsep Iklim Mikro pada Rusunami Derwati Bandung ().Arsitektur:FTSP,2016.Text
Turabian Style
.Rusunami Derwati Penerapan Konsep Iklim Mikro pada Rusunami Derwati Bandung ().Arsitektur:FTSP,2016.Text