// <![CDATA[CISANGKAN VELODROME ARENA TEMA :]]> Ir. Dwi Kustianingrum, M.T. Ir. Theresia Pynkyawati, M.T. Ginanjar Rifqi/212012 116 Penulis
Untuk mendukung pembangunan pada kota besar, biasanya Pemerintah lebih mengutamakan pembangunan pada tempat rekreasi, tempat olahraga untuk pertandingan skala nasional maupun internasional yang akan menjadi tujuan wisatawan. Di Indonesia sendiri terdapat Kejuaraan Nasional yang mempertandingkan tiap provinsi yaitu dinamakan PON (Pekan Olahraga Nasional). Demi menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) yang diadakan setiap 4 tahun sekali, Provinsi Jawa Barat menjadi tuan rumah pada tahun 2016. Berfokus pada salah satu cabang olahraga yaitu cabang balap sepeda (velodrome) dan atletik non lintasan. Velodrome merupakan arena untuk balap sepeda. Velodrome modern memiliki bentuk trek oval yang terdiri dari dua trek lengkung setengah lingkaran yang dihubungkan dengan dua trek lurus dengan kemiringan lintasan trek. Bidang olahraga atletik non-lintasan adalah gabungan dari beberapa jenis olahraga yang dikelompokan menjadi lempar dan lompat namun tidak ada jalur yang dipergunakan untuk adu kecepatan. Agar terlihat ikonik, maka Bangunan Velodrome dibuat sesuai dengan Tema “Ekspresi Struktur Sebagai Elemen Estetika” yaitu suatu pengungkapan atau memperlihatkan sesuatu untuk menyatakan elemen- elemen pemikul beban yang saling terkait dalam membentuk suatu kerangka bangunan meskipun hanya ornamen dan bukan unsur struktur asli. Terdiri dari bagian yang memiliki penilaian terhadap suatu karya seni ataupun alam yang bisa membuat si penilai merasakan bahagia atau senang sehingga menjadikan karya seni tersebut indah. Diaplikasikan pada struktur bentang lebar spacetruss dikombinasi dengan struktur gantung.