// <![CDATA[IMPLEMENTASI PENDEKATAN K-MEANS DALAM MENENTUKAN EKSPRESI WAJAH TERHADAP SUASANA HATI]]> Jasman Perdede, S.Si., MT. Irma Amelia Dewi, S.Kom.,MT. Ade Bambang Kurnia / 15-2012-050 Penulis
Dalam menentukan ekspresi wajah manusia, diperlukan dataset sebagai data latih. Japanese Female Facial Expression (JAFFE) merupakan data set yang dijadikan data latih untuk menentukan ekspresi wajah. Data masukan berupa gambar mula-mula diproses menggunakan GMS dengan menemukan area wajah, lalu mengubah gambar wajah tersebut menjadi data-data yang dibutuhkan untuk memproses metode K-Means. Data yang diolah dari gambar wajah adalah probabilitas bukaan kedua mata, probabilitas sudut kemiringan dari bibir dan matriks piksel sebesar 32 x 80 pada bagian bibir. Dengan melakukan perhitungan Euclidian Distance terhadap seluruh data set dan data masukan, diperoleh nilai kemiripan untuk setiap centroid. Dengan perhitungan Nearest Neighbor yang membandingkan seluruh data akhir, maka didapatkan ekspresi yang memiliki kemiripan dengan kesulurah data set. Tingkat keberhasilan dari penelitian ini adalah 87.68%. Keakuratan JAFFE yang digunakan pada penelitian ini adalah 88.2% setelah dilakukan pengujian terhadap JAFFE itu sendiri. Subjek yang memiliki kumis dan jenggot merupakan subjek yang paling sulit dideteksi eksrpesinya. Sebesar 40% nilai keberhasilan untuk 15 subjek berkumis dan berjenggot yang diuji.