// <![CDATA[RUMAH SUSUN SEDERHANA MILIK DI BANDUNG KAMPUNG VERTIKAL DERWATI]]> Ir. Utami, M.T. Ir. Shirley Wahadamaputera, M.T. Nurul Annisa Hidayat /21 2012 115 Penulis
Kebutuhan tempat tinggal sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk. Saat ini, kepadatan penduduk di perkotaan semakin tinggi sehingga menimbulkan permukiman padat penduduk di perkotaan yang disebut Kampung Urban. Kampung Urban memiliki efisiensi ruang yang rendah dan konsumsi energi yang tinggi. Kampung urban juga memiliki sistem sanitasi serta memberikan dampak yang buruk pada aspek kenyamanan termal lingkungan. Namun Kampung Urban juga memiliki kelebihan yaitu hubungan sosial yang terjalin dengan baik antar warganya. Hubungan sosial terjamin karena adanya simpul-simpul aktivitas di lingkungan dan semuanya dapat dijangkau dengan mudah. Berbagai persoalan dan fenomena di atas menjadikan permasalahan penyediaan perumahan dan permukiman khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah bawah bersifat kompleks. Berangkat dari kompleksitas permasalahan tersebut, salah satu solusi untuk memperbaiki Kampung Urban adalah dengan membangun hunian vertikal. Perancangan Kampung Vertikal di Derwati Kota Bandung merupakan sebuah upaya dalam menghadirkan lingkungan binaan kampung vertikal yang mampu mewadahi karakteristik pola perilaku, kebiasaan, tradisi, budaya, maupun sistem kemasyarakatan lainnya dari pengguna sebagai individu maupun komunal. Dalam skala yang lebih luas, perancangan ini bertujuan untuk merancang model hunian yang bersahabat bagi lingkungan dan manusia berbasis pada pola hunian kampung kota di daerah tropis. Model hunian tersebut berperan sebagai konsep rumah susun yang ideal bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah di perkotaan