// <![CDATA[PERBANDINGAN METODE MOST SIGNIFICANT BIT DAN LEAST SIGNIFICANT BIT PADA STEGANOGRAFI UNTUK KEAMANAN DATA MEDIA DIGITAL]]> Dewi Rosmala, S.Si., M.IT. Angga Kusuma Kusmayadi / 15-2012-081 Penulis
Steganografi merupakan ilmu dan seni yang mempelajari cara penyembunyian informasi rahasia ke dalam suatu media sehingga manusia tidak dapat menyadari keberadaan pesan tersebut. Metode most significant bit (MSB) dan least significant bit (LSB) merupakan metode yang digunakan dalam teknik steganografi. Metode MSB dan LSB memiliki proses yang sama, yaitu dimulai dengan memilih cover file dan secret file atau message yang akan disembunyikan ke dalam cover file, kemudian secret file atau message dan cover file dikonversi ke dalam bentuk biner. Biner dari secretfile disisipkan kedalam bit paling berpengaruh untuk MSB atau bit paling tidak berpengaruh untuk LSB ke dalam coverfile. Dari proses penyisipan dapat dilihat perbandingan ukuran file image sebelum dan sesudah disisipi pesan rahasia. Untuk menganalisis metode mana yang lebih baik terdapat paramater yang harus dipenuhi oleh masing-masing metode, suatu stego file dapat dikatakan bagus apabila memiliki nilai PSNR diatas 30 dB dan nilai MOS 3 (fair). Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan, yaitu metode LSB lebih baik dari pada metode MSB, hal itu dibuktikan dengan nilai PSNR rata-rata metode LSB adalah sebesar 70.31 dB dan dengan rata-rata nilai MOS 4 (good) sedangkan metode MSB hanya memiliki nilai PSNR 28.31 dB dan rata-rata nilai MOS 2 (Poor)