// <![CDATA[GEDUNG SARANA PROMOSI DI BANDUNG]]> 0004066201 - Ir. Udjianto MSP Dosen Pembimbing 3 Ir. Widji Indahingtyas, MT Dosen Pembimbing 1 Ir. Dassa Sudana. Dosen Pembimbing 2 SYLVIA YOLANDA YULIANTARI / 211994081 Penulis
Taraf kehidupan masyarakat kota-kota besar di Indonesia pada umumnya dan kota Bandung pada khususnya semakin meningkat sejalan dengan tingkat perkembangan perekonomian, populasi dan taraf hidup masyarakatnya. Walaupun pada beberapa tahun kebelakang yang lalu perekonomian bangsa Indonesia sempat terpuruk akibat krisis multi dimensi yang melanda negeri ini. Akan tetapi hal tersebut tidak berlangsung lama dan kini perindustrian kita sudah bangkit seiring perekonomian yang mulai berangsur pulih. Tuntutan masyarakat akan barang-barang produk industri baik yang berupa kebutuhan primer maupun kebutuhan sekunder menunjukkan peningkatan signifikan. Secara fisik perubahan akan tingkat perekonomian dan tuntutan masyarakat ini terlihat dari banyaknya pertumbuhan pusat-pusat perbelanjaan yang modern yang memberikan kemudahan pelayanan yang baik serta kenyamanan dan keamanan fasilitas tersebut. Konsumen yang semakin selektif akan mempertimbangkan kualitas suatu produk yang dipilih. Suatu kegiatan yang berupa promosi maupun pameran secara langsung dan tidak langsung dapat mempengaruhi penerimaan mereka akan produk yang akan dikonsumsi, sehingga dapat dikatakan kegiatan promosi dan pameran adalah suatu perangkat lunak yang menjadi ujung tombak dari perkembangan perindustrian. Untuk melaksanakan kegiatan pameran dan promosi diperlukan suatu wadah tertentu untuk menunjang pelaksanaan kegiatan tersebut. Dalam hal ini kegiatan promosi dan pameran di kota Bandung selalu dilakukan berpencar pencar di beberapa tempat, diantaranya di gedung Landmark yang berlokasi di jalan Braga, di gedung Graha Siliwangi di jalan Aceh, di gedung Sasana Budaya Ganesha di jalan Taman Sari, atau bahkan tidak jarang dilakukan di pusat-pusat perbelanjaan yang kalau dilihat dari segi fungsi bangunan dan kelengkapan fasilitas kurang memadai dan tidak presentatif. Melihat perkembangan kondisi demiikian, maka selayaknya di kota Bandung perlu didirikan suatu wadah khusus yang dapat menampung segala kegiatan yang berupa dan berhubungan dengan promosi dan pameran. Wadah khusus tersebut yaitu berupa pusat promosi dan pameran denga fungsi dan kondisi yang presentatif dan komunikatif untuk melayani masyarakat akan informasi suatu produk. Dengan didirikannya gedung promosi dan pameran di kota Bandung ini diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal informasi suatu produk industri secara terpadu dan terarah dengan tempat yang presentatif.