// <![CDATA[KINERJA PERSIMPANGAN JALAN DISEKITAR FLYOVER JL. JAKARTA JL. IBRAHIM ADJIE KOTA BANDUNG]]> 0408087803 - Sofyan Triana S.T., M.T. Vidya Septi Pramesti /22-2011-035 Penulis
Kemacetan arus lalu lintas yang terjadi di Kota Bandung salah satunya adalah karena banyaknya persimpangan jalan. Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan yang serius untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kinerja persimpangan APILL disekitar Flyover Jl. Jakarta- Jl. Ibrahim Adjie Kota Bandung sebelum dan setelah flyover beroperasi. Pedoman yang digunakan dalam melakukan analisis adalah Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) Tahun 2014. Perhitungan kinerja dilakukan pada 8 kondisi di 2 Simpang APILL yang berbeda yaitu 4 kondisi pada Simpang APILL Jl. Ahmad Yani-Jl. Jakarta (kondisi 1-4) dan 4 kondisi lainnya pada Simpang APILL Jl. Ibrahim Adjie-Jl. Jakarta (kondisi 5-8). Untuk Simpang APILL Jl. Ahmad Yani-Jl. Jakarta didapatkan pengaturan terbaik yaitu 3 Fase Pagi (Kondisi 3) dengan Dj bervariasi dari 0,581-0,675, tundaan rata-rata 49 det/smp dan 3 Fase Sore (kondisi 2) dengan Dj bervariasi dari 0,473-1,167, tundaan rata-rata 168 det/smp. Sedangkan untuk Simpang APILL Jl. Ibrahim Adjie-Jl. Jakarta didapatkan pengaturan terbaik yaitu 2 Fase Pagi (kondisi 7) dengan Dj bervariasi dari 0,860-1,059, tundaan rata-rata 18 det/smp dan 2 Fase Sore (kondisi 8) dengan Dj bervariasi dari 0,574-0,577, tundaan rata-rata 21 det/smp.