// <![CDATA[KAJIAN ROUTING PADA FRAMEWORK LARAVEL 5.0DARI PERSPEKTIF PENGGUNAAN]]> Muhammad Ichwan, Ir., MT. Yusup Miftahuddin, S.kom., MT. Achmad Zaky /15-2013-079 Penulis
Dengan HTTP routing developer tidak perlu lagi membuat direktori secara manual pada web server, dan menghindari permasalahan yang timbul dari URL yang memiliki URI berparameter. Dari situs laravelbook.com dijelaskan komponen Laravel memiliki penambahan yaitu blok routing, dibandingkan dengan Symfony yang merupakan pendahulunya. Laravel menyediakan pendekatan painless routing (dari situs laravel.com) untuk menerapkan routing pada aplikasi web. Laravel pada situs resminya tidak menjelaskan secara mendetail mengenai konsep routing. Hal tersebut yang menjadi focus penelitian untuk mengkaji syarat, fungsi dan peran, cara kerja, dan apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan dengan fitur-fitur routing pada Laravel versi 5.0. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengkaji dan memahami fungsi dan penggunaan routing pada framework PHP lainnya terutama framework Laravel. Peneliti melakukan pengujian mengukur jumlah langkah pembuatan URI terhadap routing Laravel dan cara konvensional yang menyerupai routing Laravel, hasilnya Laravel memiliki langkah sekali deklarasi dibandingkan secara konvensional. Peneliti tidak menemukan kekurangan dari pengunaan routing pada Laravel tetapi developer harus memahami konsep routing pada Laravel tersebut sebagai konsekuensinya.