// <![CDATA[ANALISIS STABILITAS DAN PENURUNAN PADA TIMBUNAN MORTAR BUSA RINGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA]]> Dr. techn. Indra Noer Hamdhan, S.T., M.T. Rifki Fadilah /22 2012 123 Penulis
Solusi penimbunan diatas tanah lunak di Indonesia sudah dilakukan dengan beberapa cara salah satunya adalah penggunaan material ringan sebagai timbunan diatas tanah lunak. Analisis Stabilitas dan Penurunan akan dilakukan pada timbunan yang menggunakan mortar busa ringan di oprit jembatan Kedaton Kota Cirebon, Jawa Barat dan di ruas badan jalan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Pemodelan dilakukan menggunakan metode elemen hingga dengan 3 model tanah yang berbeda. Pada studi kasus di oprit jembatan model timbunan biasa terjadi penurunan rata rata sebesar 3,34 m dengan nilai faktor keamanan (SF) 1,129 sedangkan pada timbunan yang menggunakan material ringan penurunan yang terjadi sebesar 1,598 m dengan nilai faktor keamanan (SF) sebesar 2,8. Pada studi kasus di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah mdel timbunan biasa terjadi penurunan sebesar 2,5 m dengan nilai faktor keamanan (SF) sebesar 2,3 sedangkan pada timbunan ringan penurunan terjadi sebesar 1,1 m dengan nilai faktor keamanan (SF) sebesar 6,1.