// <![CDATA[KONFIGURASI KONSTRUKSI DAN PULSE WIDTH MODULATION UNTUK ROBOT ANGKLUNG]]> Muhammad Ichwan, Ir., MT. Milda Gustiana Husada, Ir., M.Eng. Fahri Samudra /15-2012-062 Penulis
Pulse Width Modulation (PWM) adalah teknik modulasi dengan mengubah lebar pulsa (duty cylce) dengan nilai amplitudo dan frekuensi yang tetap. Satu siklus pulsa merupakan kondisi high kemudian berada di zona transisi ke kondisi low. Duty cycle merupakan representasi dari kondisi logika high dalam suatu periode sinyal dan dinyatakan dalam bentuk persen (%) dengan range 0% sampai 100%. Sebuah proyek yang menerapkan kemampuan robot sebagai peluang usaha pelestarian alat musik tradisional sedang dikerjakan. Robot tersebut memainkan alat musik angklung sesuai dengan perintah gerakan tangan yang diterimanya. Pengerjaannya dibagi menjadi dua bagian, yaitu sistem gesture recognition sebagai perintah yang diterima robot, dan sistem robot yang akan mengeksekusi perintah tersebut menjadi aksi memainkan alat musik angklung. Sistem robot adalah fokus utama dalam penelitian ini. Robot angklung ini mengandalkan kemampuan motor DC yaitu menggerakkan berbagai macam objek, dalam hal ini menggetarkan angklung. Kecepatan motor DC dalam menggetarkan angklung dan spesifikasi konstruksi robot dapat mempengaruhi kualitas suara angklung untuk mencapai kesesuaian antara suara angklung yang dihasilkan robot dengan manusia. Nilai kecepatan motor DC diatur menggunakan metode Pulse Width Modulation. Hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa robot dapat memainkan alat musik angklung sesuai dengan yang dihasilkan manusia memiliki yaitu duty cycle 100% dan puli dengan jari-jari 5,37 mm pada nada do dan dȯ, lalu duty cycle 100% dan puli dengan jari-jari 10,73 mm pada nada la dan si, lalu duty cycle 70% dengan puli jari-jari 10,73 mm pada nada mi, lalu duty cycle 50% dengan puli jari-jari 5,37 mm pada nada fa, dan memiliki duty cycle 50% dengan puli 10,73 mm pada nada sol, lalu duty cycle 30% dengan puli jari-jari 5,37 mm pada nada re.