// <![CDATA[BAGUSRANGIN MODULAR HOUSING DI KOTA BANDUNG]]> Erisa Weri Nydia., ST. M.Sc Riyanti Isriana /21 2012 036 Penulis Ir. Bambang Subekti., M.T
Kota Bandung adalah ibukota Propinsi Jawa Barat , Indonesia. Bandung merupakan kota berpenduduk terpadat di Jawa Barat. Dengan semakin meningkatnya pertambahan penduduk, maka kebutuhan akan ketersediaan tanah dan rumah menjadi semakin tinggi, pembangunan rumah susun vertikal adalah suatu cara untuk memecahkan masalah dari kebutuhan akan pemukiman dan perumahan pada lokasi yang padat, terutama pada daerah perkotaan yang jumlah penduduknya selalu meningkat, sedangkan lahan yang tersedia kian lama kian terbatas sehingga pengembangan hunian secara horisontal pada saat ini sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan, maka dari itu dibutuhkan solusi dari masalah tersebut, yaitu dengan pengembangan hunian secara vertikal. Rusunami (rumah susun sederhana milik) merupakan rumah susun sederhana yang memberikan hak milik kepada penghuninya sehingga diharapkan penghuni rumah susun sederhana tidak selamanya menyewa rumah. Rusunami adalah rumah bagi masyarakat berpenghasilan menengah kebawah yang disusun ke atas (vertikal) agar dapat menghemat lahan. Dengan pendekatan tema sistem modul beton pracetak pada desain bangunan rusunami yang diharapkan terutama memberi kesan fasade yang estetika, menghilangkan kesan monoton pada bangunan tingkat tinggi yang menyelaraskan bangunan baru yang berada di kawsan konservasi, modular yang di rancang sesuai dengan fungsi jika mengaplikasikan material beton pracetak dan sebagai perbandingan ekonomi harga untuk rumah susun hak milik untuk kalangan masyarakat menengah kebawah. Keuntungan dari konsep ini adalah merancang sesuai peraturan menteri tentang membangun bangunan tinggi dengan konsep pemakaian material beton pracetak dan system modular, mengolah fasade dengan panel-panel precast agar tidak terkesan monton, menyeramkan dengan menyelaraskan bangunan baru yang berada di kawasan konservasi membandingkan dengan harga ekonomi harga untuk masyarakat kalangan menengah kebawah, fungsi akan terasa nyaman dengan pemakaian sistem modular.