// <![CDATA[Perencanaan Desain Interior Terminal Penumpang Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar]]> Edwin Widia, M.Ds. Andi Indrajaya Arian May / 312012098 Penulis Saryanto. S.Sn , M.T
Termninal Penumpang Pelabuhan Soekarno-Hatta merupakan pelabuhan utama yang digunakan para masyarakat kota Makassar untuk transit ke kapal yang akan mengangkut mereka ke daerah lain maupun kapal yang mengangkut para penumpang yang datang keMakassar. Dikarenakan fungsi dari pelabuhan itu sendiri yang merupakan menjadi salah satu tempat public space yang dibutuhkan dikota tersebut memiliki fungsi dan manfaat bagi perekonomian daerah tersebut. Banyaknya pengguna pelabuhan setiap harinya yang menunggu kedatangan kapal dan penumpang kapal yang datang dari daerah lain yang membuat pelabuhan penuh setiap harinya terutama sirkulasi sirkulasi ruang yang perlu diperhatikan pada bagian interior saat penumpang menunggu atau tiba dipelabuhan. Maka dari itu perancangan interior Terminal Penumpang Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar diperlukan untuk memfasilitasi dan mendukung menejemen organisir kagiatan kagietan yang ada dipelabuhan setiap harinya, terutama aktifitas para penumpang kapal. Perancangan Desain Interior Terminal Penumpang Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar memiliki tujuan diantaranya: (1) Perancangan interior yang dapat menunjang sirkulasi pada pelabuhan, sehingga menjadi lebih efisiensi. (2) Menjadikan pelabuhan nyaman sebagai tempat transit bagi penumpang (khususnya hari raya) untuk mengurangi lonjakan penumpang atau penumpukan. (3) Menciptakan interior yang didikung oleh elemen-elemen interior seperti lantai, dinding, ceilling dan furniture didalam pelabuhan. Berdasarkan hasil proses perancangan, suasana yang dapat diterapkan adalah the simplification from south Celebes culture dengan didukung gaya eklektik. Suasana serta gaya tersebut diterapkan didalam ruang dan juga furnitur dengan memperhatikan persyaratan teknis seperti keamanan, pencahayaan, penghawaan, serta penggunaan material dan pemasangan elemen-elemen interior. Penerapan tersebut perlu dikomunikasikan dengan baik kedalam gambar kerja, sesuai dengan hasil dari review satu hingga empat, diantara ialah dengan memberikan keterangan-keterangan ukuran arsitektural dan interior, keterangan material yang digunakan, keterangan tingkat kekuatan cahaya serta warna cahaya yang digunakan, hingga keterangan ukuran dalam pemasangan detail interior.