// <![CDATA[RUSUNAMI DERWATI BANDUNG Penerapan Komponen Modular Sandwich Panel pada Perancangan Rusunami Tema :]]> Ir. Meta Riany, MT. Asterina Nurhermaya/ 21.2012.244 Penulis Riantiza Avesta, ST., M.Sc. Irfan S. Hasim ST.,MT.
Adanya fenomena yang terjadi pada rumah susun dari segi realita ekonomi pasar, aturan pemerintah yang tidak matang, serta pertumbuhan penduduk yang mengakibatkan kebutuhan perumahan meningkat menjadikan impian desain hunian tingkat tidak tersampaikan. Prefabrikasi adalah salah satu industrialisasi metode konstruksi komponen diproduksi secara massal yang dapat menjadi bagian dari visi rumah susun kota Bandung dalam peningkatan kebutuhan perumahan dan program sejuta rumah. Penerapan metode prefabrikasi yang diangkat pada perancangan rusunami ini yaitu penggunaan sandwich panel. Sandwich panel merupakan komponen panel modular ringan yang digunakan perancangan rusunami pada bidang vertikal berupa dinding dan horizontal berupa lantai yang memiliki banyak keuntungan terutama bagi pembangun. Rusunami Derwati Bandung merupakan rumah susun 17 lantai yang direncanakan untuk salah satu program pemerintah (masing – masing Tipe 36 dan Tipe 24). Massa bangunan tersebut direcanakan tanpa void dan dirancang sesuai dengan bentuk site, diarahkan untuk orientasi matahari. Hal ini berpengaruh terhadap fasad bangunan, yang terbentuk dari bukaan udara serta balkon. Perencanaan proyek ini diawali dengan menganalisis tapak secara makro dan mikro. Setelah itu melakukan survey dan analisa komponen sampai dengan membuktikan bahwa komponen sandwich panel dapat diterapkan pada bangunan rusunami melalui perhitungan biaya pekerjaan perencanaan. Studi kelayakan, peraturan daerah, studi aktivitas, perhitungan kebutuhan ruang juga menjadi pertimbangan untuk menghasilkan desain yang dapat memenuhi kebutuhan hunian vertikal yang tetap berkaitan dengan tema dan konsep. Desain skematik sebagai proses penerapan komponen terhadap bangunan.