// <![CDATA[MENYADARKAN ETIKA BERSOSIALISASI DI MEDIA SOSIAL UNTUK DEWASA AWAL MELALUI KAMPANYE]]> Ridwan Syah Harun, S.Sos Asep Ramdhan, S.Ds., M.M HADIYAN MUCHTAR HARDJAWIKARTA / 33-2010-091 Penulis
Dalam era informasi dan komunikasi modern, etika menjadi masalah umum yang selalu dapat ditemui dalam sebuah forum di media sosial terlebih aktifitas manusianya yang cukup padat sehingga tingkat tekanan psikologis pun mempengaruhi cara seseorang untuk mengungkapkan perasaannya di muka umum. Pemerintah sebagai pengemban kebijakan rakyatnya adalah suatu hal yang sangat rentan untuk dikomentari demi terciptanya pemerintahan yang terus bergerak kearah yang lebih baik, namun tindakan yang tidak menggunakan etika dalam proses komunikasinya akan membuat suatu kekacauan yang dapat mengganggu aktifitas pemerintahan itu sendiri. Pentingnya etika yang rentan di dalam lingkup media sosial belum dianggap sebagai hal yang serius padahal pemerintah sendiri mulai menggunakan media sosial sebagai jembatan komunikasi antara para pelaku di pemerintahan dengan masyarakatnya. Kampanye yang merupakan bagian dari keilmuan Desain Komunikasi Visual (DKV), yang diharapkan dapat mengubah pola pikir, caara pandang, sikap, serta tindakan yang dilakukan para netizen atau para pengguna internet dalam hal mengomentari atau mengkritik pemerintah di media yang bersifat massa di media sosial menjadi lebih terjaga yang secara tidak langsung akan menciptakan generasi baru yang menduduki dunia maya yang lebih bermartabat seperti halnya masyarakat yang hidup di dunia nyata yang ada saat ini.