VIDEO MOTION INFOGRAPHIC MENGENAI BAHAYA PENYAKIT PERIODONTAL TERHADAP MASYARAKAT
Kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia masih jauh dari harapan, hal ini terlihat dari
penyakit gigi dan mulut di Indonesia yang menduduki urutan pertama dengan pervalensi 61%
penduduk. Penyakit terbanyak yang diderita masyarakat Indonesia adalah karies gigi dan penyakit
periodontal. Periodontal secara harfiah berarti “sekitar gigi”, penyakit periodontal mengacu pada
infeksi bakteri kronis pada gusi dan tulang pendukung gigi. Penyebab utama penyakit periodontal
adalah plak bakteri. Dari penelitian yang dilakukan RSGM unpad pervalensi di Kota Bandung
sebesar 100% dari 400 warga bandung dan 200 pasien RSGM, menderita penyakit periodontal
dengan tahapan yang berbeda. Hasil ini menunjukkan bahwa warga Bandung menderita kerusakan
gigi aktif (kerusakan pada gigi yang belum ditangani). Pada umumnya masyarakat masih
menganggap penyakit gigi dan mulut bukanlah suatu penyakit yang serius dan harus segera
diberikan penanganan. Masyarakat masih mengabaikannya selama itu tidak mengganggu mereka,
padahal gejala yang mereka alami adalah salah satu gejala penyakit gigi yang berbahaya jika tidak
disegerakan untuk di rawat, dan akan mengakibatkan kehilangan banyak gigi di masa
mendatang.Oleh karena itu, dibuatlah video infographic yang berisikan tentang bahaya penyakit
periodontal yang ditujukan kepada masyarakat khususnya remaja agar dapat memberikan
wawasan baru dan bisa mencegah penyakit periodontal sejak dini.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2016).VIDEO MOTION INFOGRAPHIC MENGENAI BAHAYA PENYAKIT PERIODONTAL TERHADAP MASYARAKAT ().Desain Komunikasi Visual:FAD
Chicago Style
.VIDEO MOTION INFOGRAPHIC MENGENAI BAHAYA PENYAKIT PERIODONTAL TERHADAP MASYARAKAT ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2016.Text
MLA Style
.VIDEO MOTION INFOGRAPHIC MENGENAI BAHAYA PENYAKIT PERIODONTAL TERHADAP MASYARAKAT ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2016.Text
Turabian Style
.VIDEO MOTION INFOGRAPHIC MENGENAI BAHAYA PENYAKIT PERIODONTAL TERHADAP MASYARAKAT ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2016.Text