// <![CDATA[MENGENALKAN JAM BIOLOGIS TIDUR UNTUK MENGOPTIMALKAN TUMBUH KEMBANG PADA MASA KEEMASAN ANAK MELALUI PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI]]> Asri Radhitanti, S.Sn. Dosen Pembimbing 2 Asep Ramdhan, S.Ds., MM. Dosen Pembimbing 1 Astrid Precilia Riza / 33-2010-071 Penulis
Berdasarkan data yang dikeluarkan UNICEF Indonesia, “Indonesia adalah negara ke lima terbesar dalam jumlah anak yang menderita hambatan pertumbuhan” yang sangat berdampak pada kemampuan mereka untuk mengembangkan potensi fisik dan mental mereka secara penuh. Fakta dari buku ‘Nelson Textbook of Pediatric 19th Edition’, jika aktivitas anak tidak sesuai dengan jam biologisnya, maka dapat menimbulkan masalah kesehatan, sekaligus menghambat proses tumbuh kembang anak. Jika tidak ada upaya serius untuk menangani masalah tersebut, dikhawatirkan angka tersebut akan terus meningkat dan menjadi indikasi suramnya masa depan bangsa Indonesia. Fabiola P Setiawan, M.Psi, Psikologi Terapan Universitas Indonesia, mengartikan jam biologis sebagai waktu tertentu di dalam tubuh manusia yang menentukan saat-saat yang tepat untuk menunjukkan produktivitas yang optimal. Dalam kehidupan anak membiasakan tidur ideal sesuai dengan jam biologisnya bermanfaar untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangannya. Kedua proses (tumbuh kembang) ini berlangsung secara interdependensi, artinya saling bergantung satu sama lain. Saat usia anak memasuki usia 2-5 tahun anak sedang berada dimasa keemasan tumbuh kembangnya. Usia emas anak adalah dasar yang kokoh bagi perkembangan anak selanjutnya. Karena saat itu anak mampu menyerap informasi dan pembelajaran dengan sangat baik. Tetapi banyaknya distraksi membuat anak tidak lagi tidur sesuai dengan jam bilogisnya. Distraksi tersebut dapat datang dari suasana atau keadaan yang tidak memungkinkan anak untuk tidur. Diperlukan sebuah media yang dapat secara tidak langsung memaksa anak untuk tidur ideal sesuai dengan jam biologisnya. Dan pada akhirnya menjadi kebiasaan sedari kecil, hingga anak tersebut dewasa.