// <![CDATA[RUMAH SAKIT KHUSUS MATA ASKARA :]]> Rian Akasaputra / 212008075 Dosen Pembimbing 1 Meta Riany, Ir., MT. Erwin Yuniar Rahadian, ST., MT.
Kota bandung merupakan salah satu kota berkembang pada era saat ini. Ada beberapa hal yang menjadi elemen penting bagi suatu kota salah satunya kesehatan. Kesehatan merupakan salah satu cermin suatu kota. Kebutaan merupakan salah satu penyakit mata yang ditakuti. Karena ketika kita mengalami kebutaan beberapa persen kemampuan kita berkurang, berbeda dengan penyakit indra yang lain. Jawa barat merupakan salah satu provinsi penyumbang penderita kebutaan terbanyak dengan penderita kebanyakan golongan menengah kebawah. Sementara di Bandung hanya terdapat satu rumah sakit khusus mata. Hal ini menjadi pertimbangan dibutuhkannya sebuah rumah sakit tambahan, agar mampu melayani penderita penyakita mata. Dan dengan didukung letak site bersebelahan dengan rumah sakit Advent dirasa strategis karena berada di tengah kota yang bisa diakses dengan berbagai macam moda transportasi. Dengan mengusung tema “Green Building”, yaitu diharapkan rumah sakit ini tidak hanya mengobati penderita tetapi mampu juga mengobati lingkungan sekitar. Ditambah dengan tujuan dari perancangan rumah sakit ini yaitu merancang bangunan rumah sakit yang mampu memberikan sarana lengkap, pelayanan prima, kenyamanan, serta motivasi untuk cepat sembuh dari penyakit yang dideritanya. Selain itu, tujuan khususnya adalah merancang bangunan rumah sakit yang baik secara arsitektural berkaitan dengan fungsinya dan juga tema yang diangkat. Proses perancangan proyek ini dimulai dengan tahap pengumpulan data, analisis, dan pengembangan konsep. Penerapan “Green Building” pada bangunan ini terdapat di bagian dalam dan luar bangunan. Pada dalam bangunan memanfaatkan cahaya alami pada beberapa ruangan khususnya koridor, ruang rawat inap dan ruang tunggu. Hal ini untuk mengurangi penggunaan pencahayaan buatan. Dan juga dibuat beberapa bukaan udara pada bagian-bagian koridor sehingga pertukaran udara berjalan dengan baik. Sedangkan pada luar bangunan pengolahan landscape tetap mempertahankan pohon yang sudah ada dengan menambahkan pedestrian dan area komunal sebagai area komunikasi.