// <![CDATA[CANCER HOSPITAL CENTER (RUMAH SAKIT KANKER UTAMA) :]]> Ario Manggolo / 212011125 Dosen Pembimbing 1 Meta Riany, Ir, MT. Erwin Yuniar Rahadian, ST, MT.
Penderita kanker di Indonesia semakin bertambah dari tahun ke tahun. Penyakit kanker merupakan penyakit mematikan yang merusak kondisi fisik penderita, namun juga menyerang psikologi dari pasien kanker tersebut. Efek psikologis buruk yang ditimbulkan terhadap pasien kanker di antaranya depresi, cemas, tertekan, menurunnya kepercayaan diri, menolak kenyataan, terjadi gangguan kognitif, dan frustasi. Hal ini menandakan bahwa dibutuhkannya suatu fasilitas yang dapat membantu proses penyembuhan melalui sisi medis dan non-medis bagi pasien penderita kanker. Rumah Sakit Khusus Kanker merupakan fasilitas kesehatan yang khusus untuk mengobati penderita penyakit kanker. Rumah sakit ini khusus dirancang dengan ketentuan standar rumah sakit khusus Kelas B, yang memiliki kapasitas 100 tempat tidur. Rumah sakit ini memberikan perawatan yang bersifat medis dan lebih mengutamakan perawatan non-medis untuk penyembuhan pasien penderita kanker. Dimana dengan perawatan non-medis ini dapat memperbaiki pola hidup, sifat, dan perilaku pasien kanker untuk lebih berjuang untuk sembuh. Oleh karena itu, perancangan rumah sakit ini lebih mengutamakan pendekatan tema “healing environment”. Pendekatan tema “healing environment” dimaksudkan agar perancangan lingkungan dan fisik rumah sakit kanker ini dapat membantu proses penyembuhan pasien kanker secara non-medis. Keutamaan tema perancangan tersebut lebih mengacu kepada hal-hal yang dinilai berpengaruh pada kondisi lingkungan psikologis pasien penderita kanker, yaitu berupa lingkungan yang dapat memberikan efek nyaman, aman, dan tenteram pada pasien kanker sehingga membuat pasien penderita kanker menjadi semangat dalam menjalani penyembuhan. Pendekatan tema yang digunakan diharapkan dapat menghadirkan lingkungan sebagai wadah untuk proses penyembuhan pasien kanker.