// <![CDATA[PERANCANGAN DESAIN INTERIOR MUSEUM SENJATA TRADISIONAL NUSANTARA DI JAKARTA]]> Drs. Adang Supria Rizki Adikasari Suprapti /31 2012 056 Penulis Detty Fitriany S.Sn. MT
Indonesia terdiri dari 34 provinsi, setiap provinsi memiliki ciri khas tersendiri, dari mulai bahasa, tradisi,pakaian, hingga senjata. Senjata tradisonal merupakan salah satu kekayaan Indonesia. Saat ini senjata tradisional mulai dilupakan dan sudah jarang diminati oleh masyarakat Indonesia sendiri. Senjata tradisional Indoensia adalah benda mati yang digunakan untuk berburu dan menjaga diri dari serangan binatang buas atau serangan sesama manusia. Saat ini museum senjata tradisional Indonesia (Museum Pusaka) sudah ada di TMII Jakarta. Interior museum belum dapat mewakili karena kurangnya space ruang maupun fasilitas-fasilitas yang terbatas di dalam museum. Oleh karena itu mengalih fungsikan layout Islamic Art Museum menjadi layout museum senjata tradisional yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan aktivitas maupun kebutuhan ruang bagi penggunjung dan pengelola. Museum Senjata Tradisional Indonesia ini, fungsi utamanya sebagai sarana edukasi, rekreasi, pusat referensi dan sosialisasi. Dimana didalam perancangannya dibutuhkan analisa lebih dalam agar dapat membuat desain yang sesuai dengan kebutuhan aktifitas dan fasilitas yang dibutuhkan oleh pengelola museum maupun pengunjung. Pada storyline menjelaskan atau menjabarkan benda-benda koleksi berdasarkan perkembangan jaman senjata tradisional dari jaman pra-sejarah hingga jaman pasca kemerdekaan. Dengan adanya storyline dapat menciptakan interior yang lebih tertata. tema yang digunakan pada museum menyesuaikan dengan pada benda koleksi, sedangkan gaya yang dipilih yaitu gaya modern yang dapat diartikan sebagai gaya yang fungsional dan selalu mengikuti perkembangan zamannya