SIMULASI KELAYAKAN TEKNIS PEMANFAATAN NATURAL HOT SPRING SEBAGAI PEMBANGKIT DAYA
Dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan energi dan pentingnya menjaga
lingkungan, inovasi dalam memanfaatkan potensi sumber energi alternatif
semakin banyak guna meminimalisir dampak negatif pada lingkungan. Natural
Hot Spring merupakan mata air yang dihasilkan akibat keluarnya air tanah dari
kerak bumi setelah dipanaskan secara geotermal, pemanfaatannya masih berupa
tempat wisata pemandian air panas untuk daerah di indonesia. Potensi Natural
Hot Spring untuk dijadikan pembangkit daya sangatlah besar dan ramah
lingkungan karena tidak memerlukan bahan bakar fosil sebagai sumber energinya,
tetapi memanfaatkan temperatur air panas untuk memanaskan fluida kerja khusus
pada sistem pembangkit. Sistem Siklus Kalina adalah siklus yang memanfaatkan
sumber panas bertemperatur rendah (80-100 °C) untuk mengubah fluida kerja
campuran ammonia-air dengan komposisi tertentu menjadi uap sehingga dapat
memutar turbin dan menghasilkan listrik. Survey lokasi dilakukan di daerah
Ciwidey Kab. Bandung, di dapat data temperatur air panas sebesar 73-78 °C
dengan debit air 100-120 L/s. Dari simulasi menggunakan software Cycle Tempo
5.0 didapatkan komposisi campuran ammonia-air 89% untuk efisiensi maksimal
sebesar 26,51%. Pada komposisi tersebut dihasilkan daya generator sebesar
182,58 kW. Apabila listrik sebesar 182,58 kW dijual ke PLN maka 1 hari dapat menghasilkan Rp 4.399.447,68.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2016).SIMULASI KELAYAKAN TEKNIS PEMANFAATAN NATURAL HOT SPRING SEBAGAI PEMBANGKIT DAYA ().Teknik Mesin:FTI
Chicago Style
.SIMULASI KELAYAKAN TEKNIS PEMANFAATAN NATURAL HOT SPRING SEBAGAI PEMBANGKIT DAYA ().Teknik Mesin:FTI,2016.Text
MLA Style
.SIMULASI KELAYAKAN TEKNIS PEMANFAATAN NATURAL HOT SPRING SEBAGAI PEMBANGKIT DAYA ().Teknik Mesin:FTI,2016.Text
Turabian Style
.SIMULASI KELAYAKAN TEKNIS PEMANFAATAN NATURAL HOT SPRING SEBAGAI PEMBANGKIT DAYA ().Teknik Mesin:FTI,2016.Text