// <![CDATA[ANALISIS TEGANGAN PRESSURE VESSEL PADA HEAT EXCHANGER MENGGUNAKAN SOFTWARE (ANSYS)]]> Ali Attamimi, ST., MT. Oktapianus Ginting /12-2011-147 Penulis M. Pramuda, ST., MT.
Heat exchanger adalah suatu bejana tekan yang melakukan perpindahan panas karena ada perbedaan temperatur antara dua fluida. Salah satu contoh heat exchanger adalah type shell and tube yang digunakan untuk proses pengolahan minyak. Medium yang didinginkan adalah fluida oil yang bertemperatur tinggi (super heated oil) dan mengalir didalam shell, sedangkan medium pendingin menggunakan air yang bertemperatur rendah (cooling water) yang mengalir didalam tube. Tekanan pada bejana tekan berasal dari fluida kerja, dan fungsi dari bejana tekan sebagai tempat penyimpanan fluida gas yang bertekanan. Tujuan analisis ini adalah untuk mengetahui karakteristik desain shell and tube, menghitung kekuatan dan keamanan menggunakan perhitungan empiris, dan mengetahui fenomena yang tejadi pada heat exchanger terhadap pengaruh desain bejana tekan menggunakan simulasi software ANSYS. Pada penelitian ini, dilakukan analisis kekuatan dan keamanan heat exchanger menggunakan material carbon Steel. Dari hasil perhitungan empiris, tegangan longitudinal sebesar 45,399 MPa dan tegangan circumferential sebesar 90,789 MPa, dari hasil analisis software tegangan circumferential sebesar 87,227 MPa dan tegangan longitudinal sebesar 43,187 MPa dengan tegangan terbesar terjadi pada shell. Nilai safety factor pada heat exchanger lebih dari satu dan itu menyatakan bahwa heat exchanger aman dalam pengoperasian.